WARGA DESA PULAU PANGGUNG KELUHKAN PEMBANGUNAN PAMSIMAS

Mulai dari tidak ada bak penampungan di desa, hingga transparansi dana

Selasa, 30-Juli-2019, 17:28


LAHAT ONLINE, PULAU PANGGUNG – Warga Desa Pulau Panggung Kecamatan Pajar Bulan mengeluh, lantaran proyek pembangunan Penyedia Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) diduga di bangun tidak sesuai spesifikasi.

Menurut Hengki, warga desa tersebut, bahwa pada awalnya pihaknya berharap banyak akan dibangun fasilitas umum, air bersih tersebut, yang digelontorkan langsung pembiayaannya dari APBN.

“Setahu kami pembangunan Pamsimas tersebut pada tahun 2018, namun pada saat ini tidak berfungsi maksimal. Karena hanya sebagian kecil warga yang menikmati. Sebab, pembangunan tersebut tidak ada bak penampungan air, untuk pembagian kepada warga didesa. Hanya ada bak penampungan induk saja,” kata dia kepada Lahat Online, Selasa (30/07).

Lanjut dia, bahwa informasi yang didapatkan, pada saat pembangunan Pamsimas, akan dibangun bak penampungan. Namun kenyataannya, pasa ralisasi tersebut, tidak ada bak sama sekali.

“Bagaimana bisa air dibagi kepada masyarakat luas, kalau tidak ada bak penampungan. Setahu saya, pembangunan Pamsimas ini, berdasarkan informasi dari perangkat desa, akan dibangun bak penampungan. Namun, sampai saat ini, tidak dibangun,” ujar dia.

Hengki menambahkan, bahwa pembangunan Pamsimas yang seyogyanya dapat dinikmati seluruh masyarakat di desanya, pada kenyataannya segelintir yang menikmati.

“Saat ini sudah masuk musim kemarau juga, jadi kami sangat berharap dapat menikmati fasilitas umum ini. Kami kecewa, lantaran air bersih dari Pamsimas, justru membuat keresahan, karena pembangunan tidak sesuai janji,” ungkapnya.

Hengki menuturkan, bahwa pihaknya juga mempertanyakan, transparansi dana pembangunan Pamsimas itu.

“Kami tidak tahu dananya berapa, bagaimana spesifikasi bangunannya. Kami menduga, tidak transparan. Setahu saya, apapun pembangunan yang menyangkut dana pemerintah untuk publik, harus transparan dan jelas spesifikasinya. Mungkin di wikayah lain seperti itu, namun tidak di desa kami. Tahu tahu, pipa sudah ditanam, dan hingga sekarang kebermanfaatannya kuran efektif. Kami harap, pihak berwenang mengecek dan mengusut tuntas pekerjaan ini, sebab ini fasilitas umum, yang harus diketahui dan dinikmati khalayak ramai,” tutur dia.

Sementara itu, Roida warga lainnya mengaku, bahwa ingin juga menikmati Pamsimas tersebut.

“Bagaimana bisa pembagian adil, kalau tidak ada bak penampungan. Katanya dulu akan dibangun bak penampungan depan rumah Idi, di awal desa, namun tidak ada. Kami dibagian hulu, padahal pipa melewati belakang rumah, tapi pembagiannya tidak sesuai keinginan,” ungkapnya.

Marlis warga lainya mengungkapkan, bahwa air Pamsimas tidak sampai di lingkungan sekitar rumahnya.

“Kami di lingkungan Talang Pisang Desa Pulau Panggung, juga ingin menikmati air bersih Pamsimas. Kami harap, segera ada solusi mengenai pembangunan ini,” ungkap dia.

Sekedar informasi, Pamsimas tersebut merupakan program pemerintah pusat, melalui Kementrian PUPR. Pembangunannya diserahkan kepada Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) dari desa tersebut. (RPW).

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

LAHAT - Selasa, 16-Juli-2024 - 20:08

SMK Negeri 1 Lahat Laksanakan MPLS 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater