PERPUSTAKAAN GATE, BSD : “SAYA TAK YAKIN UANG DIMAKAN SENDIRI, DIDUGA MENGALIR”

Jujur aja biar ngak masuk penjara sendirian

Senin, 18-Oktober-2021, 12:51


LAHAT – Sejak pertengahan tahun 2021 ini, Kabupaten dihebohkan oleh adanya dugaan korupsi di Dinas Perpustakaan Lahat.

Dugaan Korupsi tersebut, berupa korupsi dengan modus SPPD Fiktif

Beberapa bukti yang didapat dari saksi yang sudah diperiksa oleh Jaksa Penyidik mengatakan bahwa, perjalanan dinas yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan daerah banyak memanipulasi data diantaranya pemalsuan tanda tangan,  pemalsuan stempel dan pemalsuan nota BBM (bahan bakar minyak) yang menyebabkan dugaan temuan kerugian negara hampir mencapai Rp 700 juta dari SPPD Rp 1.1 milyar lebih tahun anggaran tahun 2020 lalu.

“Kita berharap Kadin dan Sekretaris Dinas Perpustakaan bisa kooperatif sehingga pemeriksaan dapat berjalan sesuai rencana. Pemanggilan Kadin Perpustakaan dan Sekertarisnya ini salah satu kunci dari dari kasus yang sedang ditangani,” ujar Kajari Lahat (Minggu, 17/10/21) yang sebelumnya mengatakan bahwa hari ini Senin (18/19/21) akan di periksa Kadin dan Sekretaris Dinas Perpustakaan Lahat

Terpisah, Bakrun Satia Darma Ketua Lembaga Bantuan Hukum Lahat, mengapresiasi kinerja Kejaksaan Lahat yang cepat memeriksa kasus ini, Saya yakin Kejaksaan Lahat bekerja profesional dalam mengungkap kasus ini, kata Bakrun yang akrab dipanggil BSD ini

Menanggapi bawa issu diluaran bahwa sumber dana yang bancai dengan modus SPPD Fiktif tersebut merupakan dana aspirasi anggota DPRD dan mengalir (setor) ke pejabat tertentu, Bakrun mengatakan Saya juga dengar itu, Kalau sumber dana itu asalnya darimana dan mengalir kemana, itu saya kurang ngerti dan tidak tahu

“Tanyalah ke DPRD Lahat, kamukan wartawan, soal isu darimana sumber dana dan ada aliran dana Perpustakaan ke beberapa pejabat, saya tidak tahu, yang pasti jangan kita yang tak ngerti yang tak tahu, ikut ikutan menyebarkannya, itu fitnah kalau tak ada bukti, Kita percayakan saja dengan Kejaksaan Negeri Lahat, untuk mengungkapkannya” ujar BSD yang juga dulu orangtuanya adalah Jaksa di Kejaksaan Negeri Lahat.

Masih kata BSD, pesan saya sama yang bermodus ria jangan masuk penjara sendirian

“Ungkap yang sejelas jelasnya, kalau benar ada aliran dana ke pihak pihak tertentu, katakan yang jujur, kalau tidak ada jujur juga, dan juga kalau benar ada aliran dana ke pejabat jangan ditutupi oleh Kejari Lahat, rakyat ini sudah menderita karena korupsi” kata BSD seraya mengatakan “tapi saya yakin uang tak dimakan sendiri anak istrinya ikut makan dan uang mengalir, mengalir ke janji mantan, kita tunggu ajalah siapa saja nanti tersangkanya” pungkasnya tertawa.

(TAHRIM)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

ARTIKEL/OPINI - Sabtu, 13-Agustus-2022 - 07:05

Hefra, Perawi Inspirasi Kepahlawanan

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

TANJUNG SAKTI PUMU - Rabu, 10-Agustus-2022 - 23:55

Penutupan Lomba 17 san, Guru SD 2 PUMU Juga Ikut Lomba

selengkapnya..

GUMAY TALANG - Selasa, 09-Agustus-2022 - 21:46

DUSUN 3 SUKA MAKMUR BANTAI FC AL HIKMAH 3 – 1

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater