Belasan Tahun Jalan TPT Pajar Bulan Tak Tersentuh

Sepanjang 10 KM Becak dan Berlubang

Selasa, 23-Maret-2021, 05:01


TALANG TINGGI – Jalan bagus dan mulus memang menjadi dambaan setiap masyarakat yang ada, terutama dalam meningkatkan perekonomian warga khususnya yang berkebun.

Namun, disesalkan impian tersebut tidak dirasakan oleh masyarakat Desa Talang Padang Tinggi (TPT) Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat. Pasalnya, sepanjang 10 Kilo meter (KM) akses jalan di Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan ini, mengalami kerusakan yang cukup parah.

Selain becak, jalan juga berlubang cukup dalam, sehingga, kendaraan pun saat susah ketika hendak melintas, apalagi saat memasuki musim hujan. Mirisnya lagi, beberapa Oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat dari Dapil IV, seolah disnyalir tidak memperjuangkan ataupun berusaha memperbaiki jalan tersebut.

Belasan tahun jalan di Desa Talang Padang Tinggi (TPT) Kecamatan Pajar Bulan, Kabupaten Lahat diduga tak tersentuh oleh Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat, baik Pengaspalan ataupun melalui Cor Beton. Sehingga, mengakibatkan warga sedikit terlambat membawa hasil kebun mereka, apalagi ketika memasuki musim penghujan.

Oleh karenanya, warga di Desa Talang Padang Tinggi (TPT) Kecamatan Pajar Bulan, Lahat, sangat berharap ada perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemkab) Kabupaten Lahat melalui Instansi terkait (Dinas PUPR) dapat membangun ataupun memperbaiki akses tersebut, agar hasil bumi yang dibawa oleh warga dapat berjalan lancar.

“Sudah sangat lama sekali warga mendambakan adanya uluran tangan dari Pemerintah, memperbaiki Akses jalan Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan ini, jangankan di Aspal, di Cor Beton pun jadilah. Agar warga kami yang membawa hasil kebun dapat berjalan lancar,” terang Helen Syafaringa SE MM, Pjs Kades Talang Padang Tinggi, saat dibincangi wartawan pada Senin (22/03/2021) kemarin.

Kerusakan akses jalan desa ini, sambung Helen Syafaringa, lebih kurang sepanjang 10 kilometer, dan tidak mendapat perhatian ataupun uluran tangan dari Pemerintah sudah belasan tahun.

“Ya, sangat berharap sekali adanya perbaikan dan dibangun oleh Pemkab Lahat. Karena, pembangunan jalan Desa Talang Tinggi ini, membutuhkan anggaran yang cukup besar. Semoga saja jeritan hati kami dapat didengar oleh Kepala Daerah Kabupaten Lahat,” pintaknya.

Padahal, dijelaskan Helen Syafaringa, bahwa jalan utama Desa Talang Padang Tinggi (TPT) itu, merupakan akses keluar dan masuk masyarakat setempat menuju Kota Lahat, Pagar Alam dan Kantor Kecamatan Pajar Bulan. Yang lebih utama lagi, dalam membawa hasil kebun untuk meningkatkan ekonomi.

Dikhawatirkan jika pembangunan tidak segera direalisasikan, dikatakannya, maka tentunya kondisi ini sangat berpotensi membahayakan bagi para pengguna jalan yang ada saat melintas dilokasi ini.

“Ketakutan masyarakat kami, sudah sangat lam, seperti terjadinya kecelakaan ketika melintas di Medan yang becak dan berlubang, sehingga, menjadi kendala bagi warga kami teruatama dalam membawa hasil bumi,” tutupnya.

Asrul (39) salah satu warga yang berhasil dibincangi wartawan mengaku, warga menggeluhkan jalan yang ada, seperti saat ini musim penghujan. Karena, selain becak juga banyak menimbulkan lubang lubang yang berdiameter cukup besar.

“Sehingga, menyebabkan jalan yang hendak dilalui sangat becak dan licin, jadi warga kesusahan untuk melintas. Khususnya, warga hendak menjalankan aktivitas keluar, masuk Desa. Belum lagi, kondisi jalan yang lubang cukup dalam dan membahayakan para pengemudi kendaraan. Padahal, kita sudah berulang kali mengajukan pembangunan jalan ini kepada Pemkab Lahat melalui Musrenbang Tingkat Kabupaten. Tapi, sampai saat ini tak kunjung adanya pembangunan,” pungkas Asrul.

Sementara, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, dari Dapil IV, Dedi Candera SE mengatakan, jalan itu sebenarnya sudah dianggarkan 11 Miliyar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) karena ada Rekopusing maka dibatalkan, diringa berharap selaku perwakilan masyarakat disana, pembangunannya untuk diperjuangkan kembali oleh Pemerintah.

“Benar, waktu itu sebenarnya sudah kami anggarkan melalui DAK, akan tetapi, dikarenakan, ada Rekopusing sehingga, dibatalkan. Namun, saya selaku perwakilan dari sana tetap akan berusaha dan berupaya memperjuangkan kembali,” janji Dedi Candera. (Din)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

MERAPI BARAT - Minggu, 25-September-2022 - 21:33

Mekanic Subkon PT MAS Tewas Dilindas Dozer

selengkapnya..

TANJUNG SAKTI PUMU - Minggu, 25-September-2022 - 19:24

Herma Warga Tanjung Alam Bunuh Diri Minum Gromoxon

selengkapnya..

PAGAR GUNUNG - Minggu, 25-September-2022 - 18:00

MIN 4 LAHAT GO TO PENILAIAN ADIWIYATA

selengkapnya..

TANJUNG SAKTI PUMI - Jumat, 23-September-2022 - 16:27

SDN 6 Tasti Pumi, Laksanakan Program Jum’at Mengaji

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Jumat, 23-September-2022 - 14:44

SDN 18 KIKIM TIMUR SUKOHARJO BANGUN GEDUNG UKS 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater