Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

SALAH SATU CARA HINDARI COVID -19 ADALAH BUDAYA POLA HIDUP SEHAT

Menjaga pola hidup sehat dan bersih sesuai dengan ajaran Islam

Rabu, 1-April-2020, 19:50


LAHAT – Ditengah tengah mewabahnya Covid-19 pemerintah daerah Kabupaten Lahat beserta unsur muspida terus melakukan perlawanan untuk membasmi visus corona dengan berbagai cara.

Salah satu cara yang diberlakukan oleh pemerintah Kabupaten Lahat adalah agar masyarakat terhindardari ancaman Virus corona adalah dengan memberikan himbauan kepada sbb :

  1. senantiasa selalu berdiam dan beribadah sesuai agamanya masing.
  2. Membatasi kegiatan diluar rumah.
  3. Membudayakan Pola hidup sehat.
  4. Hindari tempat keramaian.
  5. Jangan melakukan kontak fisik
  6. berjemur di pagi hari
  7. Jangan mudah percaya berita hoak
  8. Dan jangan melakukan penimbunan terhadap masjer, sanitizer dan bahan pokok lainya.

Dari delapan ( 8) butir himbauan diatas yang akan kita bahas adalah poin ke 3 membudayakan pola hidup sehat jika ditinjau dari hukum Islam, hal ini agar kita dapat memperoleh kepastian bahwa pola hidup sehat dan bersih itu adalah termasuk ajaran Islam.

Sebenarnya ajaran Pola hidup sihat itu memang sudah termaktub dalam ajaran Islam sebab sabda Rasulullah saw yang artinya ” KEBERSIHAN ADALAH SEBAGIAN DARI IMAN ” artinya menjaga kebersihan itu sebagai bentuk pola hidup sehat adalah ibadah yang diajarakam dalam Islam.

Islam adalah agama yang menjunjung tinggi hidup bersih, karenanya Islam juga mengajarkan pada pemeluknya untuk menjaga kebersihan. Ajaran tentang menjaga kebersihan itu di antaranya berdasarkan hadits berikut:

Pertama, النظافة من الإيمان “Kebersihan itu bagian dari iman,” dan kedua hadits: الطهور شطر الإيمان “Kesucian itu bagian dari iman”.

Meski cukup populer, hadits yang pertama menurut para ahli hadits riwayatnya dinilai dhoif atau lemah, sedangkan hadits yang kedua riwayatnya shohih atau kuat.

Dari sisi makna antara an-Nazhofah dan ath-Thuhur, yang sepintas sama, tetapi memiliki arti yang berbeda. Kata an-Nazhofah artinya bersih hanya meliputi zhohir atau yang nampak saja. Sedangkan at-Thuhur artinya suci, yaitu bersih baik secara zhohir maupun bathin atau yang tidak nampak.

Masalah kebersihan merupakan masalah pokok dalam ajaran Islam dan ini juga banyak ditunjukkan oleh para ulama fiqih terdahulu. Mereka biasanya dalam menyusun kitab-kitab fiqih selalu manjadikan bab bersuci atau Thoharoh ditempatkan di bab pertama. Seperti kitab-kitab fiqih yang disusun oleh ulama empat madzhab.

Di dalam Al Quran banyak ayat yang menyinggung masalah kebersihan, diantaranya pada ayat 108 Surat At-Taubah, Allah SWT berfirman:

 ۗ لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِ ۗ فِيْهِ رِجَا لٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْا  ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ

“……. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. At-Taubah 9: Ayat 108)

Sebab turunnya ayat ini seperti dijelaskan dalam kitab tafsir, berkenaan dengan penduduk Quba. Hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada mereka, hal apa yang menyebabkan turunnya ayat tersebut yang merupakan pujian dari Allah Ta’ala atas perbuatan mereka.

Sepintas tidak disebut secara khusus tentang penduduk Quba, tetapi Alloh Ta’ala menyinggung adanya orang-orang yang suka bersuci.

Dalam budaya orang Arab saat itu, bila mereka selesai buang air besar atau kecil maka mereka menggunakan batu sebagai alat pembersihnya, diistilahkan “istijmar” bila pembersihan dengan batu, dan “istinja`” bila pembersihan dengan air.

Sekarang “orang Barat” menggunakan tissu kertas sebagai ganti batu untuk membersihkan kotoran setelah buang air besar atau kecil. Sebenarnya tak ubahnya dengan orang Arab jahiliyyah dahulu.

Penduduk Quba ternyata tidak mencukupkan hanya dengan batu, bahkan mereka menggunakan air sebagai alat pembersih kotoran setelah buang air besar atau kecil

Ayat 108 ini dikaitkan dengan Masjid, yakni tempat yg semestinya bersih karena ditempati oleh orang-orang yang suka bersuci dan membersihkan diri. Hal ini erat kaitannya dengan istinja` dari najis. Mungkin saja yang sering dijumpai di kamar kecil masjid adalah suasana kotor, tidak bersih.

Ayat ini juga mengaitkan kebersihan dengan takwa, yang selalu diingatkan oleh Allah Ta’ala melalui firman-Nya, yang dibaca minimal sepekan sekali oleh Khotib Jum’at.

Ayat 108 diakhiri dengan pernyataan bahwa Allah Ta’ala menyukai orang-orang yang “sangat bersih”. Diartikan tidak hanya “bersih” saja. Sebab ada perubahan kata atau wazan, yang dalam Bahasa Arab menunjukkan “bersangatan”, yakni “muth-thoh-hirin”.

Jadi inilah ummat Islam, yang bertakwa dan sangat bersih, bukan hanya bersih biasa saja.

Setelah masjid, lalu tempat mana yang harus dijaga kebersihannya, adalah rumah. Karena rumah adalah masjid kedua yang ditempati untuk menegakkan sholat sunnah.

Jika sebelum sholat harus bersuci maka sudah tentu tempat sholat-nya juga harus suci dan bersih. Pastikan rumah kita selalu bersih, jangan sampai terlihat kotor.

Rumah yang kita miliki, atau juga tempat tinggal yang kita tempati, hendaknya dijaga dan selalu bersihkan. Begitu juga masjid harus dijaga kebersihannya, juga lingkungan, karena kebersihan adalah ajaran agama Islam.

Memang sulit membudayakan hidup bersih, kalau belum menjadi kebiasaan. Jangan menyalahkan tempat sampah yang kurang banyak, malah seringkali tempat sampahnya yang hilang atau dirusak.

Dengan demikian apabila kita telaah himbauan pemerintah Kabupaten Lahat agar rakyat menjaga pola hidup sehat untuk menghindari COVID – 19 adalah tepat dan sesuai dengan ajaran Islam .

.PENULIS : DRS.H.AHMAD SUBARDI AKBAR (Mantan pimpinan pondok pesantren Al Kautsar Lahat ).

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

KIKIM BARAT - Kamis, 04-Juni-2020 - 23:50

DPRD LAHAT DAVIL V ADAKAN RESES DI PT SMS

selengkapnya..

GUMAY TALANG - Kamis, 04-Juni-2020 - 22:03

Kades Tanah Pilih Tak Lakukan Nepotisme BLT

selengkapnya..

KIKIM BARAT - Kamis, 04-Juni-2020 - 19:01

MEKAR JAYA SALURKAN BANTUAN BLT DD

selengkapnya..

GUMAY TALANG - Kamis, 04-Juni-2020 - 19:00

Sugih Waras Salurkan BLT Tahap Kedua 38 KK

selengkapnya..

GUMAY TALANG - Kamis, 04-Juni-2020 - 18:05

Pemdes Muara Tandi Salurkan BLT Tahap Ke Dua

selengkapnya..

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater