Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

VIDEO

Minta Kerja, Warga Blokir Akses PT SERD, Frangki : “Kita cari Solusinya”

Kamis, 16-Januari-2020, 13:45


Lawang Agung, Lahatonline.com – Aksi pemblokiran jalan oleh sejumlah warga desa Lawang Agung kecamatan Kota Agung kabupaten Lahat, imbasnya akses satu-satunya untuk mobilitas perusahaan sempat  terganggu.

Pasalnya pemblokiran ini berawal dari tuntutan warga yang minta dipekerjakan di lokasi proyek panas bumi yang merupakan bagian dari proyek listrik nasional. Warga mempertanyakan mengapa sampai saat ini mereka belum dipanggil oleh pihak perusahaan.

“Kami menuntut janji PT SERD yang akan mempekerjakan kami, karena secara waktu kami telah lama menunggul panggilannya. Karena tak ada kejelasan ya cara ini kami pakai agar perusahaan tahu keinginan kita,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Kami (16/1)

Beredar kabar bahwa beberapa pekerja masih terus berdatangan untuk bekerja di lokasi proyek yang tak lain adalah orang dari luar daerah. Hal ini juga yang membuat resah warga Lawang Agung ini.

Kepala Desa Lawang Agung, Ujang A, saat dikonfirmasi oleh Lahatonline.com menjelaskan warga menagih janji perusahaan dulu. Sebagai pribadi dia juga tak telalu paham terkait hal itu.

“Karena ini adalah warga kita dan saya adalah Kepala Desa, ya kita harus berikan solusi. Alternatifnya adalah kita pertemukan warga dengan pihak perusahaan, tadi pihak PT SERD melalui Site Project Manager, Frangky Tungga sudah menemui warga,” jelasnya.

Sejak semalam, akses jalan ini di blokir warga, tetapi seusai pertemuan tersebut, akses jalan telah dibuka kembali. Memang pagi hari terlihat beberap karyawan sub kontraktor terpaksa kembali ke mess imbas dari penutupan jalan.

Pertemuan yang difasilitasi oleh Kepala Desa Lawang Agung, Kapolsek Kota Agung, telah menemukan kesepakatan atas apa yang dituntut warga Lawang Agung. Pihak perusahaan akan mengupayakan permintaan tersebut.

Frangky Tungga kepada perwarta ketika di klarifikasi hal ini membenarkan aksi warga itu, tetapi menurutnya, wajar karena menjadi bentuk penyampaian aspirasinya.

Iya mereka minta bekerja. Pada umumnya masyarakat disini mau bekerja. Kalau mereka mengadakan demo, ini hanya suatu cara untuk mendapatkan kepastian kapan bisa bekerja. Saya rasa ini hal yang wajar, tinggal kami mencarikan cara bagaimana Perusahaan bisa memperhatikan permintaan masyarakat,” sampai Frangky melalui pesan singkat.

Penulis : Indi | Editor : Indi

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT

LAHAT - Kamis, 17-September-2020 - 20:42

PASIEN COVID-19 DI LAHAT TERUS MELONJAK

selengkapnya..

MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

MERAPI SELATAN - Rabu, 16-September-2020 - 21:52

121 Team Voli Berlaga Di Tanjung Menang Merapi Selatan

selengkapnya..

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater