“SUPREME ENERGY” TAK BERIKAN KONFENSASI, WARGA ANCAM KEMBALI PATOK TANAH MILIKNYA

Kamis, 16-Agustus-2018, 22:59


KOTA AGUNG – Menindaklanjuti berita yang telah tayang di lahatonline.com berjudul “WARGA KOTA AGUNG HARAPKAN PT. SUPREME ENERGI GANTI RUGI LAHAN” itu Humas PT. Supreme Energi, Gurilthan saat dikonfirmasi lahatonline.com Kamis (16/8/2018) mengaku tidak ada konfensasi lintasan jalan yang terlindas ban trailer.

Gurilthan beralasan hal itu sesuai dengan keadaan jalan yang ada dan setelah dilakukan survey bersama, maka lintasan jalan yang terlindas ban trailer masih merupakan bahu jalan yang tentu saja tidak konfensasi.

“Namun, untuk batu jenis AP75 yang masuk di kebun warga tetap akan dibersihkan oleh pihaknya atas seizin pemilik kebun,” tambah Gurilthan.

Sementara warga Kota Agung, Syaiful merasa sesuai dengan data surat yang dipegangnya bahwa bahu jalan yang terlindas oleh ban trailer alat berat milik PT. Supreme Energy itu tanah miliknya bukan tanah jalan atau bahu jalan akses lalu lalang warga yang melintas.

“Jalan yang dijadikan akses lalu lalang warga dan alat berat milik PT. Supreme Energy itu awalnya tanah atau jalan irigasi yang lebarnya tentu saja tidak akan bisa dilewati oleh alat berat sekelas trailer dan saat ini kami juga binggung dengan PT. Supreme Energy yang tetap bertahan dengan tidak mengaku tanah yang terkena imbas ban trailer itu tanah warga,” tegasnya.

Dijelaskan Saiful, awalnya ia dan Sahadi, Khairudin, Nipransyah, Mujiyono Yusuf, Hendrianto, Hendro, Nando dan Darius selaku pemilik tanah yang terkena imbas lalu lalang alat berat itu melakukan pematokan batas tanah bahu jalan yang tentunya tidak akan bisa dilewati alat berat.

“Namun, selang tak lama dari pematokan kami diundang oleh PT. Supreme Energy untuk menyelesaikan masalah tanah jalan dengan survey langsung ke lokasi jalan yang bermasalah dan dilakukan pertemuan kembali di kantornya,” terang Syaiful.

Syaiful melanjutkan, kalau pada akhir permasalahan ini pihak PT. Supreme Energi masih mempertahankan argumen bahwa bahu jalan yang terkena imbas dari lalu lalang alat beratnya itu warga yang merasa hak tanahnya tidak mendapatkan konfensasi, maka tidak akan menutup kemungkinan akan dilakukan pematokan kembali.

“Jika pihak PT. Supreme Energi masih terus bertahan, maka kita akan menempuh jalan yang sudah kami rencanakan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia ini. Lagian pula pak, perusahaan itu pendatang untuk membuat warga nyaman bukan untuk membuat resah,” pungkasnya. (DAFRI. FR)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

KIKIM TIMUR - Rabu, 30-November-2022 - 21:24

POLSEK KIKIM TIMUR SOSIALISASI SABER PUNGLI

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT - Rabu, 30-November-2022 - 18:30

selengkapnya..

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

MULAK ULU - Rabu, 30-November-2022 - 11:29

CAMAT ELSYE TERIMA TIM DISPERIKAN LAHAT

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater