Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

GELIAT USAHA RUMAH MUSIMAN

Takjil Menu Favorit Buruan Warga

Minggu, 20-Mei-2018, 20:58


KOTA AGUNG – Ramadhan mendatangkan berkah, inilah ungkapan yang pantas dikatakan bagi usaha rumahan di sekitar Kota Agung.

Karena sejak pukul 14.00 sampai menjelas berbuka warga ramai berburu mencari menu berbuka (takjil). Mulai dari aneka jenis minuman hingga bermacam lauk pauk sebagai menu makam malam.

Yang menarik, rata-rata penjual yang ada di sekitar pasar Senin ini adalah usaha rumah musiman yang hadir ketika bulam Puasa saja.

Karena menurut beberapa sumber, usaha musiman ini bisa memberikan pemasukan yang lumayan. Mulai dari kisaran puluhan hingga ratusan ribu per hari keuntungannya.

Tak ayal, setiap hari kawasan ini ramai didatangi oleh warga, mulai dari warga sekitar hingga mereka yang datang dari daerah lainya. Mulai dari Tanjung Tebat dan Mulak Ulu, ditambah datangnya warga luar yang berkerja pada sejumlah proyek di daerah ini.

“Untuk menu kita memang sengaja menyiapkan sajian untuk berbuka, mulai dari beraneka gorengan, es, sampai ke lauk. Untuk harga tentu bervariasi, gorengan dipatok dengan harga Rp 1.000,- per biji.

Kalau minumam dingin, kita jual dengan harga Rp 5.000,- per cup. Untuk lauk kami fleksibel, artinya bisa menyesuaikan permintaan, biasanya dimulai pada kisaran Rp 10.000,- per porsinya,” kata Tuti salah satu pemilik warung nasi yang setiap menggelar dagangan setiap tahun.

Ketika ditanya besaran keuntungan? Dia menerangkan, silakan dihitung saja, bersih pendapatan per hari bisa mencapai ratusan ribu setelah dipotong modal dan jasa.

“Jika dikalikan 25 hari sebulan bisa dihitung sendirilah, lumayan buat tambahan lebaran. Sekalian bisa berbagi dengan sanak keluarga dan handai tulan.

Karena kalau hari Senin kita libur, hal ini disebabkan adanya hari pasar mingguan daerah ini. Selebihnya mereka terus buka lapak didepan warung nasi yang selama bulan Puasa tak buka seperti biasa,” ujarnya.

Dipihak lain, ada warga yang kebagian rezeki puasa ini, Intan yang menjual es Capocino ini mengungkapkan, ada peningkatan permintaan selama puasa.

“Kalau hari biasa, kita tetap jual pada kisaran belasan cup saja. Tetapi untuk Ramadhan tentu sangat signifikan pemintaannya.

Rata-rata pembeli adalah langganan kita pada hari biasa, walau ada juga pembeli lain yang ingin mencoba es racikan kita ini,” ungkapnya, Minggu (20/5).

Kemudian Intan menguraikan, hasil di bulan Puasa bisa dijadikan modal saat lebaran nanti. Hitung-hitung buat tambahan hadiah lebaran buat saudaranya.

Geliat usaha didaerah ini menjadi bukti, bukan hanya mengejar berkah ibadah, puasa bisa memberikan berkah bagi usaha rumahan musiman juga. (Indi)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN

KOTA AGUNG - Minggu, 29-Maret-2020 - 13:50

Polisi Semprot Desinfektan Pemukiman Warga

selengkapnya..

LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

KIKIM SELATAN - Jumat, 27-Maret-2020 - 16:47

Pemdes Banuayu Lakukan Penyemprotan Disinfektan

selengkapnya..

PULAU PINANG - Jumat, 27-Maret-2020 - 13:13

DESA JATI, BELUM ADA YANG MATI GANCANG

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater