TUTUP AKSES KPL PT MIP GUSUR LAHAN TANPA KONFIRMASI

Minggu, 9-Januari-2022, 11:56


Merapi Timur —— Kabupaten Lahat salah satu Kabupaten di Sumatera Selatan yang banyak memiliki perusahaan tambang batu bara, seyogyanya dengan banyaknya tambang makin meningkat nya pendapatan daerah dan warga sekitar.

Namun yang di alami warga Kabupaten Lahat jauh dari perkiraan bahkan permasalahan sengketa lahan antara warga dan Perusahaan tidak habis habisnya salah satunya terjadi lagi dengan warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Merapi Timur.

Saat di konfirmasi media Sriwijaya online pemilik Lahan Khoirul mengatakan sangat kecewa dan geram dengan perlakuan pihak perusahaan PT MIP, yang beroperasi di Wilayah desanya menurut Khoirul Lahan miliknya seluas Satu Hektar dan di tanami karet tanpa sepengetahuan nya telah di gusur dan di jadikan KPL oleh PT. MIP pemilik lahan.

Khoirul baru mengetahui bahwa lahannya sudah di gusur setelah mau datang melihat kebun miliknya dan kebingungan karna tidak ada lagi tanam tumbuhnya bahkan sudah rata dan menjadi tempat pembuangan limbah batu bara atau KPL saat Khoirul hendak mendatangi pihak perusahaan bukannya di respon dengan baik, malah tidak di suruh masuk ke lokasi dengan alasan harus mendapat izin KTT tambang bahkan sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak perusahaan namun sdr Khoirul tetap berusaha mencari kebenaran melalui warga sanak famili dan tetangga bahkan ke Pemerintahan Desa Gunung Kembang dan alhasil Kepala Desa Gunung Kembang yang menjabat saat itu sekitar tahun 2012, Lukman mengakui bahwa lahan yg di jadikan kpl itu sah milik Khoirul dan Lukman juga telah membuat pernyataan di atas materai terhadap pengakuan nya.

Alhasil keluarga Khoirul memasang patok dan baliho serta menutup akses kpl tersebut dengan harapan ada respon positif dari pihak PT. MIP, namun sangat di sayangkan sampai berita ini di turunkan belum ada etikat baik dari perusahaan.

Saat di konfirmasi ke pihak PT. MIP melalui pesan WhatsApp pihak perusahaan tidak ada jawaban hanya membaca pesan yg di kirim dari awal media.

Sampai berita ini di turunkan lokasi penggusuran masih di portal oleh keluarga Khoirul dan aktivitas perusahaan masih berjalan.

Saat di konfirmasi terahir kepada keluarga Khoirul, mengatakan akan menempuh jalur hukum karna perusahaan tidak ada etikat baik dalam menyelesaikan permasalahan ini dan akan tetap mempertahan kan lahan miliknya tersebut dan kami sekeluarga tidak akan menjual atau menuntut dana karna kami hanya ingin lahan kami tersebut kembali sepertI semula.(Jon)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

LAHAT - Kamis, 29-September-2022 - 10:04

SDN 31 LAHAT SIMULASI ANBK

selengkapnya..

MULAK ULU - Kamis, 29-September-2022 - 10:03

INI ALUR PELAYANAN PUSKESMAS MUARA TIGA 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater