Mengurai Debu, Membangun Kesehatan : Tantangan Pj. Bupati Lahat 

Senin, 4-Desember-2023, 20:09


          Ketika matahari terbit di cakrawala Merapi Area, sebagian besar masyarakat di area sekitar menyambut pagi dengan debu yang menyatu dengan udara. Hal ini bukanlah pemandangan biasa yang mungkin dijumpai di tempat-tempat lain. Masyarakat Kabupaten Lahat, khususnya di kecamatan Merapi Area, telah lama menjadi saksi bisu dari realitas tak terhindarkan: debu akibat penambangan batu bara dan mobilitas tinggi angkutan batu bara yang melintasi wilayah mereka setiap harinya.

          Dalam kehidupan sehari-hari, ketika orang lain mungkin menikmati udara segar pagi, mereka harus merelakan diri untuk menghirup partikel-partikel debu halus yang melayang di udara. Ini bukan sekadar permasalahan visual yang mencemaskan, tetapi juga sebuah tantangan serius yang mencakup hak asasi manusia, terutama dalam hal kesehatan.

          Begitu banyak sudut pandang yang harus kita pahami ketika berbicara tentang permasalahan ini. Mari bayangkan bersama bagaimana setiap warga di Merapi Area menjalani rutinitas sehari-hari mereka. Rumah yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan kedamaian, malah menjadi korban dari serbuan debu yang tak kenal lelah.

          Dalam bayangan saya, saya bisa melihat bagaimana debu itu menutupi setiap jengkal rumah. Setiap gerakan jendela, setiap sentuhan pada benda-benda di sekitarnya, semuanya meninggalkan jejak debu yang tanpa henti. Tidak hanya sekadar permasalahan estetika, tetapi ini menyangkut hak dasar mereka untuk hidup dalam lingkungan yang bersih dan sehat.

          Debu ini bukan sekadar “penghuni” rumah-rumah mereka, tetapi juga menjadi pendamping setia setiap kali mereka menghirup udara. Dalam menghadapi situasi ini, kita tidak bisa mengabaikan bagaimana debu dapat menyusup ke sistem pernapasan, menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang mungkin telah mereka terima sebagai kenyataan tak terhindarkan.

          Kesehatan menjadi satu-satunya taruhan besar dalam kisah ini. Bagaimana masyarakat Merapi Area bisa menjaga kesehatan mereka di tengah-tengah serangan debu konstan? Pertanyaan ini menarik perhatian kita ke aspek-aspek kesehatan yang mungkin terabaikan dalam sorotan utama. Gangguan pernapasan, penyakit saluran pernapasan, dan dampak lainnya mungkin hanya puncak gunung es dari permasalahan yang lebih dalam.

          Seiring dengan berakhirnya masa kepemimpinan Cik Ujang dan Haryanto, tanggung jawab untuk mengatasi permasalahan ini jatuh kepada Pj. Bupati Lahat yang baru. Tantangan ini membutuhkan lebih dari sekadar janji politik atau kebijakan kosmetik. Ini adalah panggilan untuk bertindak nyata, untuk melibatkan diri dalam upaya konkret yang memberikan dampak positif pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

          Pertanyaannya sekarang adalah, bagaimana Pj. Bupati Lahat dapat menyikapi tantangan ini dengan bijak dan tanggap? Apakah langkah-langkah konkret akan diambil untuk mengurangi dampak debu ini? Apakah akan ada kebijakan yang mendukung kesehatan masyarakat, tidak hanya secara umum tetapi juga khusus terkait dampak debu dari penambangan dan angkutan batu bara?

          Masyarakat Merapi Area tidak hanya membutuhkan pemimpin yang bersedia mendengarkan, tetapi juga pemimpin yang mampu bertindak. Ini adalah panggilan untuk membangun dialog, melibatkan ahli kesehatan masyarakat, dan menciptakan kebijakan yang berkelanjutan untuk menanggulangi masalah ini.

          Sebagai penyampai harapan, kita berharap Pj. Bupati Lahat walaupun bertugas cuma satu tahun, dapat membawa perubahan positif yang signifikan dalam memerangi permasalahan debu ini. Pemahaman akan urgensi kesehatan masyarakat harus menjadi panduan dalam setiap langkah kebijakan yang diambil.

          Dalam menyongsong masa kepemimpinan yang baru, mari kita berharap bahwa Merapi Area dapat segera terbebas dari belenggu debu yang telah mengintai begitu lama. Mengurai debu bukan hanya tentang membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga membangun dasar kesehatan yang kokoh bagi setiap warga. Dan di balik itu, terdapat harapan untuk masa depan yang lebih bersih, lebih sehat, dan lebih bermartabat bagi masyarakat Merapi Area.

(Amaludin-Dosen Unsela)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN

LAHAT - Selasa, 27-Februari-2024 - 18:44

SDN 5 Lahat Boyong Piala FLS2N 

selengkapnya..

PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater