KOPI TURUN DIHARGA RP 18.000 PERKILOGRAM

Minggu, 24-November-2019, 20:22


LAHAT ONLINE, BANTUNAN – Harga Kopi nampaknya tidak mengalami kenaikan, setelah turun cukup signifikan usai musim panen beberapa bulan lalu.

Seperti dikatakan Carles petani kopi di Desa Bantunan Kecamatan Pajarbulan, harga kopi masih berada di angka Rp 17.000 – 18.000 perkilogram.

“Sebelum musim panen, harga kopi pernah tembus di harga Rp 25.000, namun justru setelah musim panen, harganya turun cukup signifikan,” kata dia, Minggu (24/11).

Lanjut dia, penurunan harga kopi tersebut terbilang konsisten, maka dari itu, petani masih mempertahankan menyimpan kopi yang kering.

“Ada yang belum dijual, karena harganya yang turun. Namun ada juga yang terpaksa di jual, untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan keperluan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Herlambang petani lainnya mengungkapkan, harga kopi yang turun tersebut, tentu saja tidak berpihak kepada petani.

“Sebagian besar, petani disini mengandalkan kopi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Musim panen kopi menjadi hal yang ditunggu tunggu, namun justru harganya turun,” pungkasnya. (rpw).

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

MERAPI BARAT - Kamis, 13-Juni-2024 - 19:14

Pemdes Merapi Bagikan BLT Kepada 27 KPM 

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater