JALAN ALTERNATIF TANJUNG TEBAT KE PAGAR ALAM, BEGINI KONDISINYA

Waspadai Tajakan Dan Tikungan Tajam

Senin, 6-Agustus-2018, 11:53


TALANG JAWA – Pasca penutupan akses utama jalan negara yang menghubungkan Lahat Pagar Alam, warga kini harus menggunakan jalan alternatif saat akan menuju kota yang populer dengan Bumi Besemah ini. Setidaknya ada 3 jalur yang bisa dimanfaatkan, pertama dari arah Semendo Muara Enim via Danau Singapure Kota Agung, kedua melalui jalan baru masuk melintasi Talang Jawa Tanjung Tebat, ketiga akses yang paling banyak digunakan yaitu dari Lahat via Gumay Ulu.

Yang menjadi perhatian adalah akses melalui kecamatan Tanjung Tebat, jalan baru yang memang belum lama dibuka, jalan penhubung antara kecamatan pemekaran Kota Agung dan Pulau Pinang memang hanya dilintasi oleh warga yang memang telah paham dengan kondisinya. Dari penelusuran portal berita jeme kite, badan jalan ini memang masih berupa tanah merah, disisinya belum tersedia drainase yang memadai. Dengan kontur yang tidak rata tentu situasi ini jangan mengganggu kendaraan yang melewatinya.

Bila musim kemarau ditambah saat berjalan beriringan dipastikan akan bertebaran debu, imbas lainnya adalah mengganggu penglihatan. Selain itu, banyaknya tanjakan dengan kecuraman cukup ekstrim mengharuskan pelintas berhati-hati.

Belum lagi tikungan yang tajam yang berada disejumlah tanjakan yang ada, pewarta menjajal jalur ini dengan menggunakan kendaraan sepeda motor jenis matic. Bila kendaraan sehat dan pengendaraanya terbiasa dengan kondisi jalan offroad tentu bukan masalah.

Saat menelusuri jalur ini, pewarta menjumpai warga yang harus dibantu agar bisa melalui tanjakan yang ada, bahkan tak jarang pewarta pun beberapa kali harus menaikan kendaraan warga ini karena mereka tak berani melanjutkan perjalananya.

Panjang jalur ini mulai dari simpang Talang Jawa Tanjung Tebat hingga ke Dusun Sumber Karya Gumay Ulu hanya sekitar 2 km, tetapi mengingat kondisnya yang masih butuh perhatian lebih dari pemerintah. Warga lebih dianjukan mengambil jalur Gumay via Pulau Pinang. Menurut beberapa warga yang ditemui, mereka terpaksa melalui jalur ini karena ingin memotong perjalanan sebab akan menuju beberapa daerah di wilayah kecamatan Kota Agung dan Tanjung Tebat.

Jalan memang kondisinya seperti ini, mau tak mau kami harus melewatinya, tentu dengan resiko yang memang sangat riskan terjadi kecelakaan. Belum lagi kerugian kerusakan pada bagian kendaraan yang dipakai,” jelas Wiranto warga Pagar Alam, Senin (6/8). Masih kata Wiranto, pembukaan akses jalan ini tentu sangat membantu warga, hal ini kalau dilihat dari fungsi. Hanya mereka berharap akan ada tindak lanjut dari pembangunannnya.

“Kami mohon kondisinya ditingkatkan, supaya makin nyaman melaluinya. Kalau masih seperti ini yang khawatir masih kita warga kecil inilah,” ujarnya, sembari pamit meneruskan perjalanan. Hal senada juga di ungkapkan oleh Rudianto, warga Sumber Karya Gumay Ulu. Dari ceritanya membukaan akses Gumay Ulu Tanjung Tebat tentu diupaya sebagai usaha untuk membuka akses bagi masyarakat.

“Terima kasih nian mas, jalan ke Tanjung Tebat tu la di buka, cuman alang ke lemak ye kalu la diaspal pulo, dak lagi repot kami melewati yo. Kalu sekarang kami masih was-was tula, mano banyak tebing pulo, belum lagi badan jalan yang dak rato,” ceritanya. Akses jalan ini akan kian mendapat nilai manfaat bila dimasa yang akan datang ada program peningkatan kualitas jalanya. Sebab ini bisa jadi akses alternatif yang bisa menjadi solusi bila ada perbaikan di titik jalan negara. (Indi)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

LAHAT - Selasa, 27-Februari-2024 - 18:44

SDN 5 Lahat Boyong Piala FLS2N 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater