Warga Merapi Selatan Bisa ML Empat Kali Sehari

// Pihak PLN Akui Ada Perbaikan Jaringan

Jumat, 30-Agustus-2019, 17:33


LAHAT ONLINE, Tanjung Menang – Warga Merapi Selatan, khususnya di desa Tanjung Menang, akhirnya sampai pada titik orgasmenya. Mereka berkicau lantaran MATI LAMPU (ML) kerap kali melanda wilayahnya, Jumat (30/8/2018)

“ML bisa sampai dua kali bahkan bisa sampai empat kali sehari di Kecamatan Merapi Selatan. Ini sangat mengganggu aktivitas, Kalau pun mau ML pilih pilihlah waktunya, jangan pas waktu sholat, waktu ngaji, waktu anak anak belajar malam hari,” ujar Roni warga Tanjung Menang mengawali keluhannya.

Lebih lanjut, Roni mengatakan meski pun wilayahnya bukan jalur bisnis atau ring satu komplek pemerintahan. Dirinya berharap agar listrik di wilayahnya jangan dikorbankan, mengingat faktor alam di wilayahnya terpantau aman aman saja.

“Sekalipun kami di desa dan di kota merupakan jalur bisnis atau di ring satu perkantoran, kami rasa sama saja harga satuan KWHnya, kami harap wilayah kami jangan di korbankanlah seperti ini, dengan mematikan lampu listrik kami,” tandasnya.

Menanggapl hal tersebut, Supervisor Tehknis PLN UPL Lembayung, Ferry Arianto membenarkan bahwa beberapa hari terakhir kemarin listrik di wilayah Merapi Selatan padam, karena adanya pohon tumbang yang menimpa kabel listrik di sekitar PT BAU.

“Hari rabu kemarin (28/8) kita mendapatkan gangguan recloser di area Perangai, karena pohon durian roboh di sekitar PT BAU. Oleh sebab itu, listrik di kawasan Merapi Selatan di hari Rabu dan Kamis kemarin padam, terlebih kami juga melakukan pemasangan satu gardu,” jelasnya.

Menanggapi seringnya pemadaman lampu di area pedesaan di bandingkan di kota yang merupakan ring satu, Ferry menjelaskan bahwa di ring satu jarang terdapat pepohonan yang rindang, sehingga kabel listrik tidak terganggu oleh ranting pohon.

“Kalau di pedesaan, tentu jalur kabel listrik banyak melintasi pohon rindang, kena sedikit saja dengan ranting pohon, listrik akan padam, apalagi jika tertimpa pohon seperti di Perangai. Cuaca angin kencang menjadi faktor utama listrik padam,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ferry mengajak masyarakat untuk berperan aktif mengingatkan pihak PLN, jika terjadi pemadaman listrik di area mereka, mengingat kerusakan di jalur listrik kadang tidak terdeteksi karena keterbatasan personil dan alat.

“Kami sangat mengharapkan peran aktif dari masyarakat apabila terjadi pemadaman listrik agar segera melapor ke Call Center kami (0731) 123 atau (0731) 322234 yang berlaku 24 jam, agar segera kami tindak lanjuti,” tandasnya. (IR22)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

MERAPI BARAT - Kamis, 13-Juni-2024 - 19:14

Pemdes Merapi Bagikan BLT Kepada 27 KPM 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater