TAHUN AJARAN BARU, HARGA KOPI BELUM BERANJAK NAIK

Jumat, 28-Juni-2019, 16:48


TALANG PADANG TINGGI – Petani di Desa Talang Padang Tinggi Kecamatan Pajar Bulan, terpaksa menjual hasil panen kopi. Sebab hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan awal tahun ajaran sekolah.

Menurut Yongki salah seorang petani, bahwa hasil panen kopi langsung digiling menjadi biji kopi, untuk dijual kepada tauke.

“Meski harga jual kopi saat ini turun, tetap saja petani seperti kami, harus menjualnya. Sebab hasilnya untuk keperluan anak sekolah, menghadapi tahun ajaran baru,” kata dia, Jumat (28/06).

Lanjut dia, bahwa petani kopi memang menunggu nunggu hasil panen. Namun, pihaknya selalu dikecewakan dalam hal penjualan.

“Tahun ajaran baru, memang berada setelah musim panen kopi. Namun kami tidak tahu, kenapa harganya selalu turun saat waktu itu. Sebelumnya, harga jual kopi dapat mencapai Rp 24.000 perkilogram. Namun saat ini, hanya berada di kisaran 18.000 hingga 19.000 perkilogram,” ujar dia.

Sementara itu, Pandri petani lainnya mengaku, bahwa pihaknya ingin agar ada evaluasi penurunan harga kopi. Agar petani tidak merasa seperti dipermainkan.

“Kami merasa seperti dipermainkan, sebab kenapa saat saat keperluan meningkat, justru harga jual turun. Kami harap, pihak pemerintah, atau wakil rakyat dapat bertindak, mencari tahu solusi dari permasalahan ini,” ungkap dia. (RPW).

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

LAHAT - Kamis, 01-Desember-2022 - 23:54

Kapolda Sumsel Kungker ke Polres Lahat 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater