PADANG BARU MERAPI SELATAN MENCEKAM, CEGAT ANGKUTAN BATU BARA

BSD : Yang kasih Izin Otak nya ngak di Pakai

Selasa, 18-Juni-2019, 22:19


PADANG BARU – Ratusan warga dari 9 Desa 2 Dusun makam ini berkumpul di Dusun Padang baru Desa Padang, lantaran makam ini mulai beroperasinya houling batubara milik PT. Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (LPPBJ)

Menurut Iyan warga Tanjung Menang, mengatakan “massa berkumpul protes atas houling batu bara milik LPPBJ, dari stockfilenya di dusun Padang Baru yang akan diangkut keluar”

“warga protes karena jalan dalam desa digunakan oleh PT LPPBJ, walau mendapat izin dari Pemda Lahat tapi warga dirugikan” terang Iyan

Sementara Bakrun Satia Darma, juga warga Desa Tanjung menang mengatakan “itu Pemda Lahat ngak baca baca uu tentang jalan, asal tanda tangan untuk setuju untuk memberi izin,itu otak ngak di pakai” katanya

“itu jalan lebarnya hanya 3,5 meter, sementara 2 dumtruck batu bara ketika berselisih jalan butuh jalan selebar 5 meter, itu jalan ada yang tidak ada bahu jalannya, pinggir aspal langsung parit”

“itu jalan untuk kapasitas 3 ton, sementara dumtruck batu bara antara 5 sd 8 ton”

Masih kata Bakrun “itu jalan di tengah desa, banyak aktivitas warga, tengah malampun dumtruck mu lewat, orang ingin nyaman tidur dari lelahnya bertani”

Lebih lanjut Bakrun mengatakan “itu para pengkhianat dusun laman, yang buat surat dukungan agar jalan tersebut digunakan untuk houling batubara, tobat dan sadarlah, tak selamanya anda menjadi pejabat, minimal anda tidak menjadi bagian dari penjahat lingkungan, hanya karena ingin dapat jatah bulanan”

Masih kata Bakrun “masyarakat senang ada investasi, ada investasi berarti ada kehidupan ada lapangan pekerjaan, TAPI INGAT
baca UU tentang Jalan, lebarkan dulu jalannya, tingkatkan dulu tonasenya, lebarkan dan keraskan dulu bahu jalannya dan bikin nyaman warganya” Pungkas Bakrun yang akrab di panggil BSD ini

Sementara di lokasi tidak terlihat pihak PT.LPPBJ sehingga tidak dapat di konfirmasi tentang aktivias angkutan batubaranya malam ini

Sampai berita ini diturunkan, baru masuk 5 mobil dumtruck dan hingga kini belum ada mobil tersebut yang berjalan mengangkut batubara, karena massa masih ramai serta tidak ada tindakan anarkis yang dilakukan warga.

(AKUN)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater