IMRON KASIDI : “PENGEMBANGAN UMKM TONGGAK PEREKONOMIAN INDONESIA”

Selasa, 25-September-2018, 16:08


LAHAT – Calon DPR RI Dapil sumsel 2 IMRON KASIDI ,SE Berbagai fakta tak terbantahkan terkait peran penting UMKM di tanah air. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia. Sekitar 99 persen dari bisnis di Indonesia adalah UMKM dengan lebih dari 98 persen didominasi oleh perusahaan mikro. UMKM tersebut mempekerjakan lebih dari 107,6 juta penduduk Indonesia dan berkontribusi 60,6 persen terhadap PDB Indonesia.

Guncangan krisis pada tahun 1997-1998 membuktikan bahwa UMKM bukan hanya tahan banting, bahkan pasca krisis jumlah UMKM tidak berkurang, justru meningkat terus dan mampu menyerap 85 juta hingga 107 juta tenaga kerja sampai tahun 2012. Hal ini karena sifatnya fleksibel dalam modal, luwes memasuki semua sektor, dan cepat beradaptasi. Tidak ada halangan (barrier) untuk masuk/keluar. Bisnis skala UMKM dapat dilakukan secara individual atau berkelompok dalam sentra-sentra produksi.

Secara geografis pelaku UMKM tersebar di seluruh tanah air, di semua sektor. Dengan memberikan layanan kebutuhan pokok pada masyarakat maka UMKM memberikan multiplier effect tinggi sehigga menjadi instrumen pemerataan pendapatan dan mengurangi ketimpangan. UMKM juga menjadi ladang pesemaian untuk penciptaan wirausaha baru terutama bagi anak-anak muda melakukan eksperimen untuk membuka usaha-usaha rintisan yang kreatif.

Imron Kasidi yang merupakan Calon DPR RI Dapil 2 Sumsel dan sekaligus Anggota DPP HIPMI ikut menghimbau masyarakat untuk ikut serta menguatkan UMKM berarti mewujudkan kedaulatan bangsa, terutama membagun kedaulatan ekonomi. Bukan kedaulatan ekonomi Indonesia yang penuh dengan angka-angka statistik yang mengembirakan, tapi faktanya ekonomi hanya dikuasai segelintir pemodal atau pengusaha kapitalis yang mematikan perekonomian rakyat banyak.

Senada dengan Imron, Alan Juyadi yang merupakan Pengurus DPP Perindo bidang Perekonomian (Penanaman Modal & Investasi) turut mendukung usaha yang akan dilakukan oleh Imron, Sektor UMKM harus dibuka kesempatan, kepastian usaha dan memberikan ruang gerak yang adil dan bermartabat, antara lain dengan menyediakan dan melindungi lokasi-lokasi yang khusus diperuntukkan untuk memasarkan produk-produk Koperasi dan UMKM dan tidak adil apabila UMKM diserahkan keseluruhannya pada mekanisme pasar.

Apalagi kapitalisme-neoliberalisme yang menjadi penyebab penyelewengan, pemerasan, dominasi, eksploitasi dan penjajahan dalam sektor ekonomi yang menjadi sektor fundamental,katanya. (BARDI)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

MULAK ULU - Kamis, 01-Desember-2022 - 12:23

CAMAT MULAK ULU RAKOR BERSAMA POL-PP DESA 

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

KIKIM TIMUR - Rabu, 30-November-2022 - 21:24

POLSEK KIKIM TIMUR SOSIALISASI SABER PUNGLI

selengkapnya..

LAHAT - Rabu, 30-November-2022 - 18:30

selengkapnya..

MULAK ULU - Rabu, 30-November-2022 - 11:29

CAMAT ELSYE TERIMA TIM DISPERIKAN LAHAT

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater