CUGHUP BULUH MASIH BUTUH ULURAN TANGAN PEMERINTAH

Sabtu, 25-Agustus-2018, 12:20


LUBUK SELO – Sebagai salah satu objek wisata populer di kabupaten Lahat, Cughup Buluh masih perlu perhatian pemerintah.

Walau secara pengelolaan saat ini telah berjalan mandiri oleh Pokdawis yang ada. Sejak dibuka, objek wisata yang berada di kecamatan Gumay Ulu ini butuh perhatian lebih dari pihak terkait.

Sarana penunjang bagi pengembangannya tentu masih sangat kurang, misalnya akses jalan yang belum mulus serta fasilitas pelengkap lainnya.

Saat pewarta mengunjungi lokasi wisata ini, terlihat belum banyak perubahan. Padahal tak sedikit orang yang sudah tahu dan berkunjung Cughup kesana.

Sarana toilet misalnya, ketersediannya hanya mengandalkan bangunan yang dibuat oleh Pokdarwis dulu. Keberadaannya pun agak kurang dimanfaatkan, karena kondisi yang kurang nyaman.

Akses jalan turun pun masih terasa memberatkan, walau pijakan setapaknya telah dibeton. Yang lainnya adalah pegangan pada bagian sisi tangga ini, masih mengandalkan kayu yang memang masa pakainya terbatas.

Saat berbincang dengan beberapa anggota Pokdarwis di pintu masuk objek wisata ini, Portal Berita Jeme Kite mendapatkan sejumlah keinginan yang belum terwujud.

“Kami memang berusaha keras untuk melengkapi fasilitas yang ada, tetapi karena keterbatasan mas. Lahan parkir misalnya, kami ingin minimal tidak lagi tanah, kalau bisa telah dibeton,” cerita Sri salah satu anggota Pokdarwis setempat, beberapa waktu lalu.

Kemudian lanjutnya, akses masuk, yang masih berupa jalan pengerasan saja. Kemampuan pendapatan yang ada belum sebanding dengan pembiayaan yang dibutuhkan untuk melengkapinya.

“Kalau bicara populer dan dikenal, kita tak menyangsikannya, cuman kami ingin bila orang yang datang akan berkesan, ingin datang lagi bahkan mengajak yang lain,” urainya.

Karena saat objek wisata Lahat kembali booming, orang hanya tahu bahwa lokasinya ada di Gumay Ulu dan sekitarnya.

Tak jarang, beberapa TV nasional pun menjadikan lokasi ini sebagai materi liputan dan syuting sejumlah program mereka.

Usaha kelompok Dasar Wisata yang ada sangat mendukung keberadaan objek wisata ini. Buktinya sampai saat ini mereka masih sanggup bertahan dengan munculnya banyak objek wisata yang serupa dengan Cughup Buluh.

Yaumal, ketua Pokdarwisnya bertutur, kalau untuk orangnya harus diakui bahwa anggotanya memang menyadari bahwa kemajuan pengelolaan daerah wisata ini tergantung dengan masyarakat dan pengelolahnya.

“Kesanggupan kami ternyata masih belum cukup, butuh campur tangan, uluran dari pemerintah untuk pengembangannya,” tuturnya.

Masih kata Yaumal, pengembangan dan fasilitas tentu menjadi kata kunci untuk kian memajukan Cughup Buluh. Disekitarnya juga terdapat lokasi yang sering digunakan pengujung untuk bercamping.

“Fasilitas pendukung belum maksimal kami siapkan, hal ini terbantu karena dekat dengan sungai Selangis. Jadi kebutuhan warga yang (maaf) ke toilet sering terbantu,” urainya, Sabtu (25/8).

Untuk promosi sebenarnya mereka tak terkendala, bantuan komunitas wisata, budaya, media online, cetak, bahkan televisi telah banyak berkontribusi.

Usaha Pokdawis bukan main-main, akses jalan menuju tangga kini telah dibeton, termasuk anak tangganya. Ini bukti kesungguhan, keseriusan mereka mengelola wisata alam air terjun.

“Kami titip salam untuk semua pihak yang terkaitm kalau saat berkunjung pertama hingga kembali datang pengunjung belum mendapatkan perubahan yang signifikan kami mohon dimaklumi,” tandas Yaumal.

Cerita kondisi Cughup Buluh yang belum berkembang juga diungkapkan oleh Novi, warga Lahat yang sedang kuliah du Bengkulu. Sejak kedatangannya pertama kali, sampai kemarin dia mengajak kawan-kawan kampusnya datang, situasinya belum banyak berubah.

“Orang luar penasaran karena publish tentang objek wisata ini sangat aktif, jangan sampai orang terkesan enggan datang kembali,” ungkapnya. (Ind)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

KIKIM TIMUR - Sabtu, 10-Desember-2022 - 13:37

PEMDES CEMPAKA SAKTI REHAP KANTOR DESA 

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG

TANJUNG SAKTI PUMI - Jumat, 09-Desember-2022 - 20:16

Polsek Tanjung Sakti, Gerebek Diduga Judi Sabung Ayam

selengkapnya..

GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater