PT. SUPREME SERD BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TERBESAR

Proyek pembangkit listrik panas bumi memasuki tahap Eksploitasi

Selasa, 7-Agustus-2018, 17:53


KOTA AGUNG – PT.Supreme Energi Rantau dedap sedang berjuang keras melakukan Ekplorasi dan ekspliotasi Panas Bumi Rantau dedap yang berlokasi Kabupaten Lahat, Muara enim dan Pagar Alam untuk memenuhi kebutuhan Energi Listrik Nasional.( 7/8).

Tokoh masyarakat rantau dedap Drs.H.Ahmad Subardi Akbar menyambut baik kehadiran PT.SUPREME ENERGI yang melakukan Eksploitasi sumber daya alam berupa panas bumi untuk pembangkit energi listrik nasional. Tentu dengan kometme rekrutmen tenaga kerja prioritas daerah terdampak dan kometmen pengelolaan danpak lingkungan sesuai dokumen Amdal,ujar mantan anggota DPRD Lahat dan Muara enim ini.

Dalam Press Relasenya pada saat kunjungan kerja Direktur jendral EBTKE Kementrian ESDM Rida Mulyana dan didampingi oleh Direktur Panas Bumu Ida Nuryatin ke proyek Panas Bumi Rantau dedap dalam rangka penanjakan Sumur RD-13 Yang merupakan sumur Eksploitasi pertama PLTP Rantau Dedap.

Sumur akan dikembangkan dua tahap dengan kapasitas keseluruhan sebesar 220 MW, tahap 1 sebesar 86 MW dan akan direncanakan COD pada pertengahan tahun 2020, sedangkan tahapa 2 sebesar 134 MW ditargetkan akan COD tahun 2025.

Selanjutnya energi panas bumi menjadi salah satu prioritas nasional dibidang energi, hal ini dilakukan mengingat besarnya energi panas bumi Indonesia mencapai 28, 5 GW. Kapasitas terpasang PLTP di Indonesia sampai dengan saat ini sekitar 1.948,5 MW. Dan merupakan peringkat kedua terbesar penghasil listrik dari panas bumi di dunia setelah Amerika serikat.

PT.Supreme Energi Rantau Dedap ( SERD) Selaku pemegang izin panas bumi telah mencapai financial close pada tanggal 23 maret 2018 dengan Japan Bank for Internasional coorporation( JBIC) Asean Develomen commersial Bank ( ADB) Nippon Export and Investment Insurance ( NEXI ) dan Internasional Commersial Bank dan beberapa perbankkan lainnya.

Adapun total biaya yang dibutuhkan untuk proyek ini sekitar USD 700 Juta , selain itu PT. SERD juga telah mendapatkan penyesuaian harga melalui amandemen power pirchase Agremen ( PPA) dengan PT.PLN ( PERSERO ) Pada tanggal 6 Nopember 2017 yang semula 8,86 cen USD/kWh menjadi sebesar 11, 76 cent USD/kWh.

Kegiatan eksploitasi di proyek Geotermal Rantau dedap ini meliputi pengeboran 16 sumur panas bumi dibarengi dengan pemabangunan PLTP Rantau dedap tahap 1 dengan kapasitas 86 MW oleh konsorsium PT.Rekayasa Industri dan puji Electrec Co. Sementara pengeboran RD-13 Merupakan yang pertama dari 16 sumur bor Ekploitasi ( 14 sumur produksi dan 2 sumur injeksi ) dengan rata rata kapasitas sebesar 7,8MW/ Sumur.

Setelah beroperasi nantinya PLTP Rantau dedap akan mampu melistriki lebih dari 130 ribu rumah. Selain itu pada tahap konstroksi proyek ini akan menciptakan 1200 lapangan kerja baru. Proyek PLTP Rantau Dedap juga akan memberikan tambahan penerimaan negara dalam bentuk penerimaan Negara bukan pajak ( PNBP) sebesar USD 106,87 juta untuk masa Eksploitasi .( BARDI/02).

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater