SURVEI LSI : “BURSAH PARHAN PALING BERPOTENSI PIMPIN LAHAT”

DUA KALI SURVEI LSI, PERSENTASE SURVEI BURSAH PARHAN NAIK

Rabu, 2-Mei-2018, 21:00


JAKARTA – Apabila tidak ada kejadian politik yang luar biasa di Kabupaten Lahat dalam kurun 1,5 bulan yang akan datang maka Pasangan Bursah Zarnubi-Parhan Berza berpotensi memimpin Kabupaten Lahat untuk 2018-2023.

Elektabilitas Pasangan ini menduduki peringkat paling tinggi, yakni 37,7%. Elektabilitas ini terpaut jauh dengan Pasangan Cik Ujang-Hariyanto yang memperoleh 20% yang bersaing dengan pasangan Nopran Marjani-Herliansyah dengan perolehan 18,8%.

Sementara dua pasangan yang lain masih di bawah 5 %. Sedangkan yang belum menentukan sikap sebesar 16,7%.

Demikian temuan terbaru hasil survei Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP) yang berafiliasi dengan LSI Denny JA terkait dengan preferensi pemilih dalam Pilkada Kabupaten Lahat 27 Juni 2018 mendatang, disampaikan oleh Sunarto Ciptoharjono, Direktur LSKP-LSI Denny JA, Rabu 2 Mei 2018)

Lembaga Survei Indonesia, melalui wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner, menerangkan raihan elektabilitas para pasangan calon  Pilkada Kabupaten Lahat adalah sebagai berikut :

1. Pasangan nomor urut 4, Bursah Zarnubi dan Parhan Berza, mendapat elektabilitas sebesar 37,7 persen, sementara survei LSI di bulan Januari 2018 pasangan ini memperoleh 36,6 persen, artinya ada kenaikan 1,1 persen

2. Pasangan nomor urut 3, Cik Ujang dan Haryanto , mendapat elektabilitas sebesar 20,0
persen, sementara survei LSI di bulan Januari 2018 pasangan ini memperoleh 11,4 persen, artinya ada kenaikan 8,6 persen

3. Pasangan nomor urut 1, Nopran Marjani – Herliansyah mendapat elektabilitas sebesar 18,9 persen, sementara survei LSI di bulan Januari 2018 pasangan ini memperoleh 24,3 persen, artinya ada penurunan 5,4 persen

4. Pasangan nomor urut 5, Purnawarman Kias – Rozi Adiansyah mendapat elektabilitas sebesar 4,3 persen, sementara survei LSI di bulan Januari 2018 pasangan ini memperoleh 3,0 persen, artinya ada kenaikan 1,3 persen

4. Pasangan nomor urut 2, HAPIT PADLI dan Erlansyah Rumsyah, mendapat elektabilitas sebesar 2,3 persen, sementara survei LSI di bulan Januari 2018 pasangan ini memperoleh 1,4 persen, artinya ada kenaikan 0,9 persen

Sementara Responden yang masih menyatakan Rahasia, Belum Memutuskan, atau tidak tahu/tidak jawab, di angka 16,7 persen, sementara survei LSI di bulan Januari 2018 untuk kategori ini diangka 23,4 persen, artinya ada penurunan 6,7 persen

Menurut Sunarto survei dilakukan pada 9-15 April 2018 dengan wawancara tatap muka menggunakan metode multi stage random sampling, di mana seluruh pemilih Kabupaten Lahat dipilih secara random. Jumlah responden 600, dengan margin of error sebesar ±4.1%.

Selain memimpin dalam elektabilitas, Bursah Zarnubi juga dikenal luas masyarakat Kabupaten Lahat. Popularitasnya mencapai 89%.

Sementara popularitas Cik Ujang 67,4% dan Popularitas Nopran Marjani sebesar 60,1%.
“Popularitas ini merupakan modal awal para kandidat untuk dipilih. Selain popular, para kandidat juga harus unjuk program untuk memikat masyarakat. Setelah dikenal, disukai, baru kemudian akan dipilih,” ujar Sunarto.

Menurut Sunarto, dari dua kali survey yang pernah dilakukan oleh LSI Denny JA di kabupaten Lahat, Pasangan Burzah-Parhan menunjukkan tren menaik. “Dibanding periode survei bulan Januari, Pasangan Bursah-Parhan naik sekitar 1%. Sementara pasangan Cik Ujang-Hariyanto juga mengalami tren positif, sementara pasangan Nopran-Herliansyah cenderung menurun. Sedangkan pasangan Purnawarman Kias-Rosi Ardiansyah dan Pasangan Hapit Padli-Erlansyah Rumsyah konsisten di bawah 5%”

Dinamika perolehan suara ini adalah hal yang biasa menjelang pemungutan suara yang kian dekat. “Namun melihat waktu yang tersisa tinggal 1,5 bulan lagi, apabila tidak ada blunder di pasangan Burzah-Parhan dan tidak ada strategi yang jitu dilakukan oleh 4 pasangan yang lain, maka Bursah-Parhan potensial memenangkan pilkada ini”, papar Sunarto Ciptoharjono.

Secara teritorial, Burzah-Parhan menguasai zona Dapil Lahat 1, Lahat 3 dan Lahat 5. Sedangkan Cik Ujang unggul di Lahat 2, sementara Nopran unggul di Lahat 4, papar Sunarto.

Sunarto juga berpesan kepada Tim Pasangan Bursah-Parhan yang dalam survei kali ini unggul dibanding kandidat yang lain.
“Yang perlu diwaspadai adalah potensi money politic. Money Politic kalau dilakukan secara massif akan mempunyai efek electoral , Maka Tim Bursah-Parhan harus membentuk satgas anti money politic,” ujarnya.

Strategi money politic ini jamak dilakukan oleh kandidat runner up maupun ranking 3 untuk bisa mengalahkan kandidat utama.
Selain money politic, satu hal yang harus diwaspadai lagi adalah serangan kampanye hitam.

Biasanya menjelang hari hari pemungutan suara, akan banyak tersebar berita berita hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Yang menjadi sasaran kampanye hitam ini biasanya adalah pasangan kandidat utama yang sementara menggungguli survey ini. Jadi Tim Burzah-Parhan harus ekstra waspada, agar dapat keluar sebagai pemenang pilkada harapan masyarakat kabupaten Lahat,” pungkas Sunarto

(AKUN)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater