” GAWAT” SETELAH PPK, KINI EXS PANWASCAM BUKA SUARA TERKAIT PUSS KPUD LAHAT 

inginkan pihak KPUD dan Bawaslu disumpah pocong

Minggu, 23-Juni-2024, 21:18


LAHAT- Setelah mantan PPK kecamatan Tanjung Tebat kabupaten Lahat buka suara atas dugaan kecurangan dan diduga terlibatnya pihak KPU yakni lalainya KPUD Lahat atas perhitungan suara Pileg dapil 4. Kini mantan Panwascam kecamatan Tanjung Tebat buka suara. Minggu (23/06/2924).

Henry salah satu mantan anggota komisioner Panwascam Tanjung Tebat mengatakan “Selama proses pleno dari tingkat TPS sampai dengan pleno di tingkat PPK tidak ada keberatan atau kejadian khusus yang terjadi seperti yang tercantum dalam keputusan MK RI Nomor : 275-01-05-06/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024.

Oleh karena itu justru kami selaku Ex. Panwascam Tanjung Tebat yang mengawasi Pemilu 2024 malah bingung dan cukup terkejut dengan keputusan MK tersebut” Ujar Henry dengan nada sedikit marah.

Sementara itu mantan anggota komisioner Panwascam Merapi Timur Syahdami menjelaskan “Sepengetahuan kami antar Panwascam Pemilu 2024 kemarin itu, ada tiga Kecamatan yang terindikasi ada bermasalah yakni Kec. Tanjung Sakti Pumu, Kec. Kota Agung dan Kec. Merapi Barat. Justru kami tidak mengetahui adanya permasalah di Kec. Tanjung Tebat. Tegas Syahdami yang juga merupakan Sekretaris BP2SS Kabupaten Lahat.

Inilah pertanyaan kami selaku Ex. Panwascam Pemilu 2024, kalau pleno ditingkat TPS dan PPK tidak ada permasalahan atau ‘bermain’. Lantas siapa yang ‘bermain’?” Ujar Syahdami.

Sementara itu ketua DPP FMPL Kabupaten Lahat Miguansyah mengatakan dari awal proses di KPUD Lahat sudah kelihatan tidak relevan, mestinya aspirasi yang terkait dijunjung tinggi, ini Isyu yang berkembang proses PUSS tidak sesuai prosedur dan lucunya pihak KPUD Lahat berani beraninya mengatakan Lahat sudah tidak kondusif. Padahal mestinya pihak kepolisian lah yang wajar mengatakan/menyampaikan Lahat sudah tidak kondusif, artinya KPUD Lahat sudah mengangkangi kapasitas Polres Lahat sebagai pihak yang bertanggung atas keamanan proses Pemilu di Lahat. “Tutupnya.

Lebih lanjut aktivis lingkungan ini menjelaskan saya kira kedepannya gudang kotak suara KPUD mesti di jaga oleh berbagai lapisan saksi partai, ya bila perlu buat tenda dan pasang CCTV di seluruh sudut gudang penyimpanan kotak suara. Sebab KPUD saja tidak bisa menjawab kenapa ada ada selisih suara begitu banyak, ada apa ini.!!! Tegas Miguansyah. Saya kira seluruh anggota KPUD dan Bawaslu Lahat sudah saatnya di ambil sumpah pakai Alquran atau sumpah pocong. ” Tutupnya.

(TIM -LO)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater