Momen Tasyakuran, Basuh Kaki Orang Tua Jadi Ritual Siswa SDN 5 Lahat 

Sabtu, 22-Juni-2024, 10:51


LAHAT – Disaat banyaknya sekolah yang mengadakan penyerahan kembali siswa kepada orang tua secara semarak dengan adanya panggung, dekorasi yang meriah dan berbagai pertunjukkan pentas seni, SD Negeri 5 Lahat justru lebih memilih mengadakan tasyakuran siswa kelas VI secara sederhana namun berkesan.

Satuan pendidikan yang berada dibawah komando Apriani SPd itu, memilih cara yang berbeda dalam mengadakan kegiatan penyerahan kembali siswa kepada orang tua. Tak hanya bermakna, kegiatan tersebut dipenuhi suasana bangga dan mengundang air mata haru para orang tua dan anak-anak, yakni saat rangkaian acara satu persatu dilaksanakan mulai dari basuh kaki orang tua, sungkeman, pamit, dan mohon doa restu untuk melangkahkan kaki ke pendidikan selanjutnya.

Kepala SDN 5 Lahat Apriani SPd menceritakan, sempat mengalami kesulitan saat mencari ide bagaiman agar momen penyerahan kembali siswa kepada orang tua tetap dilaksanakan secara sederhana tapi berkesan, tanpa membebani orang tua. Sebab latar belakang peserta didik SDN 5 Lahat berbeda-beda, baik dari segi ekonomi orang tua siswa yang kategori menengah dan kebawah, ada anak yang tinggal bersama nenek, status anak sudah yatim ataupun piatu, hingga problema orang tua pisah.

“Banner saja itu sekolah yang bantu. Kami tidak ingin memberatkan orang tua tapi disisi lain anak-anak mau sekali ada acara untuk mereka. Hingga timbullah ide hasil dari rapat bersama saya, guru dan wali kelas untuk mengadakan momen basuh kaki orang tua itu,” ungkap Apriani.

Momen acara tasyakuran sempat membuat Apriani bimbang. Karena awalnya tidak akan melaksanakan acara tersebut, ditambah adanya himbauan tidak boleh mengadakan perpisahan. Sedangkan hampir 90 persen orang tua, ingin ada acara ramah tamah walau sederhana. Agar kegiatan tetap terlaksana, para orang tua sepakat untuk membeli cinderamata untuk sekolah dan menyediakan snack. Kegiatan tasyakuran dijadwalkan setelah pembagian raport kelas I sampai V selesai. Lalu dilanjutkan acara tasyakuran dan pelepasan kelas VI dengan total 21 anak, dengan rangkaian basuh kaki orangtua, sungkeman, pamit, moho doa restu akan melangkah kaki ke pendidikan lebih lanjut.

“Alhamdulillah akhirnya 21 Juni 2024 acara tasyakuran dan pelepasan siswa siswa kelas VI di SDN 5 Lahat dapat terlaksana, berkat kerjasama antara pihak orang tua dan sekolah,” ujarnya.

Bagi Apriani sendiri, momen basuh kaki orang tua merupakan suatu cara seorang untuk selalu berbakti kepada orangtua. Disisi lain tidak lupa akan semua yang telah orang tua lakukan untuk dirinya, karena orang tua orang nomor satu untuk keberhasilan hidup baik di dunia maupun di akhirat.

“Selalu merunduk seperti ilmu padi, makin berilmu makin merendah. Sebab kedudukan adab lebih tinggi dari lainnya, dan yang tidak lupa juga memohon restu kepada orang tua agar selalu diberikan doa untuk keselamatan dan kesuksessan,” pesannya. (via)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
PULAU PINANG - GUMAY ULU - GUMAY TALANG - LAHAT SELATAN
KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT
TANJUNG SAKTI PUMU - TANJUNG SAKTI PUMI

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater