Kopi Kurang Buah, Harga Masih Bertahan di Rp 21 Ribu

Rabu, 15-Juni-2022, 11:21


Talang Tinggi, Muara Payang – Meski musim hampir berakhir, harga biji kopi kering masih bertahan di kisaran Rp.20.500 ribu – Rp.21.000. Belum ada peningkatan harga.

Pada musim buah kopi tahun ini, petani kopi di Kecamatan Muara Payang dan sekitarnya, mengalami penurunan hasil produksi. Hal itu disebabnya selain faktor cuaca, mahalnya harga pupuk untuk pasca dan pra musim, sehingga petani kopi tidak melakukan pemupukkan.

Jeri (34) petani kopi dari Desa Talang Tinggi, Kecamatan Muara Payang mengungkapkan, musim tahun ini, hampir sama dengan tahun kemarin, belum ada peningkatan hasil. Begitu juga harga jualnya, masih bertahan di harga Rp.21.000 ribu.

“Kawe kurang buah, musih kah udemlah, harga mase mainilah, lom naik-naik,”ungkap Jeri, Rabu (15/6).

Senada diungkapkan Mahendri (30), selain harga masih belum bersahabat (seimbang dengan kebutuhan pokok), upah dan ongkos angkut hasil produksi berubah harga. Penyebabnya jalan-jalan usaha tani di daerah kami ini, 99 persen masih tanah.

“Harapannya, harga naik hasil produksi meningkat, jalan usaha tani dibangun untuk mengurangi upah angkut yang mahal,”harapnya. (Ind)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

LAHAT - Kamis, 29-September-2022 - 10:04

SDN 31 LAHAT SIMULASI ANBK

selengkapnya..

MULAK ULU - Kamis, 29-September-2022 - 10:03

INI ALUR PELAYANAN PUSKESMAS MUARA TIGA 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater