Polres Lahat kawal Aksi unjuk rasa dari DPD Apkasindo di halaman kantor Bupati Lahat

Selasa, 17-Mei-2022, 21:18


Humas polres lahat, Kapolres lahat AKBP Eko Sumaryanto SIK, yang diwakili Kabag Ops polres lahat Kompol Dedy Suhendri Ssos,Pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 pukul 10.30 WIB, bertempat di halaman kantor Bupati Lahat memimpin langsung aksi unjuk rasa dari DPD Apkasindo (Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) Kab. Lahat.

Penanggung jawab dan koordinator aksi *Sdr. Suwandi, dan aksi inidilatarbelakangi “Larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO” yang diduga menyebabkan anjloknya harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit sehingga berdampak pada perekonomian rumah tangga petani sawit se-Indonesia.

Adapun Tuntutan aksi

  1. Meminta Bupati Lahat untuk mengambil kebijakan terhadap turunnya harga TBS Sawit di Kabupaten Lahat;
  2. Meminta Bupati Lahat untuk menyampaikan kepada Presiden Jokowi untuk meninjau ulang kebijakan Larangan Ekspor Sawit dan Produk Minyak Goreng serta bahan bakunya;
  3. Meminta Bupati Lahat untuk mencabut izin PKS yang membeli dengan sangat murah TBS petani sawit;

Tujuan Aksi diantaranya adalah Meminta Presiden Joko Widodo, melalui Bupati, Untuk Meninjau Ulang Kebijakan Larangan Ekspor Sawit dan Produk Minyak Goreng serta Bahan Bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS Petani,Meminta Bupati mendukung distribusi MGS terkhusus yang subsidi BPDPKS di Kabupaten Lahat, Meminta Bupati Lahat supaya memerintahkan Kepala Dinas Perkebunan supaya melakukan investigasi ke PKS-PKS, supaya tidak secara sepihak menetapkan harga TBS Petani, namun harus sesuai dengan penetapan harga TBS Dinas Perkebunan Provinsi.

Meminta Bupati supaya mendukung pendirian PKS dan Pabrik Minyak Goreng Petani di Kabupaten Lahat.

Pada pukul 11.00 s.d. 12.00 WIB, bertempat di Ruang Kerja Sekda Kab. Lahat dilaksanakan rapat mediasi yang dipimpin Sekda Kab. Lahat Bpk. Candra, S.H., M.M. dihadiri Kepala Dinas Perkebunan Kab. Lahat Ibu Vivi Angyama, S.STP., M.Si., Kasat Binmas Polres Lahat AKP Samsuardi, Kanit II/Ekonomi IPDA Dahyan Karni dan perwakilan peserta aksi sebanyak 5 (lima) orang.

Sehubungan dengan permasalahan anjloknya harga TBS kelapa sawit maka Pemkab Lahat akan melakukan langkah-langkah sbb :

1) Membuat surat ke Presiden RI mencabut larangan sementara ekspor Minyak Mentah (CPO);

2) Membentuk Tim Inspeksi Mendadak
(SIDAK) ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di seluruh wilayah Kab. Lahat;

3) Membuat surat kepada
Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di seluruh Kab. Lahat untuk tetap menerima dan membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari petani sesuau harga standar yang ditetapkan oleh
Dinas Perkebunan Prov. Sumsel;

4) Sesuai Pergub No. 20 Tahun 2020 ttg Petunjuk Pelaksanaan Penetapan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi pekebun disarankan petani swadaya atau Koperasi Unit Desa (KUD) untuk segera dimitrakan dengan Pabrik
Kelapa Sawit (PKS) di seluruh Kab. Lahat;

5) Mengundang pimpinan Pabrik Kelapa
Sawit (PKS) dan perwakilan petani
kelapa sawit di seluruh Kab. Lahat untuk dialog dengan bapak Bupati;

6) Berkaitan dengan distribusi minyak goreng dan pabrik minyak goreng diserahkan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Dinas Koperasi Kab. Lahat.

Rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa selesai pukul 12.15 WIB, peserta aksi membubarkan diri dengan tertib.

Dias

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater