TIM POLSEK KOTA AGUNG BURU PELAKU KORBAN PERKELAHIAN ORGEN TUNGGAL

Minggu, 15-Mei-2022, 14:01


LAHAT – Malam hiburan orgen tunggal di desa Tanjung Kurung Ilir Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat yang berlangsung meriah pada akhirnnya berujung peristiwa berdarah. kejadian terjadi sekira pukul 02.00 dini hari.

Saat hiburan orgen tunggal berlangsung terjadi perkelahian dua kelompok pemuda. dari peristiwa ini menyebabkan satu meninggal dunia dan satu lagi kritis mendapatkan penanganan tim medis puskesmas kota agung.

Korban pertama bernama Yuda Setiawan meninggal dunia dengan mengalami luka robek di paha sebelah kiri dan dibawa ke Puskesmas Kota Agung.

Sedangkan korban kedua kondisi kritis bernama Mirsa Ardian (18), warga Desa Lawang Agung, Kecamatan  Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

Mirsa Ardian mengalami luka robek di tangan sebelah kiri, luka robek di punggung belakang, dan kini mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Kota Agung.

Kepada awak media Kapolsek Kota Agung AKP. Hendri Nadi, SH.MH membenarkan peristiwa berdarah yang menggemparkan warga desa setempat

Sementara korban Mirsa Ardian mendapatkan perawatan di Puskesmas Kota Agung, Minggu (15/5/2022).

Disampaikan Kapolsek, kasus ini bermula pada Minggu (15/5/2022) sekitar pukul 00.30, korban Yuda Setiawan bersama lima rekannya datang ke lokasi kejadian untuk menonton organ tunggal.

Nah, pada saat mereka hendak pulang sekitar pukul 02.00 WIB, terjadi selisih paham antara korban dan para pelaku dikarenakan memperebutkan biduan.

Cekcok mulut itu terus melebar dan hingga terjadi perkelahian kelompok Yuda Setiawan dan para pelaku yang hingga kini diburu petugas.

Saat terjadi perkelahian, rekan-rekan korban Yuda Setiawan, seperti Mirsa, Pipto, dan Angles mengejar para pelaku, sehingga terjadi perkelahian kembali antara terlapor dan korban Mirsa.

Tak lama berselang perkelahian berhenti. Sehingga Pipto dan Angles berupaya mencari keberadaan Yuda Setiawan.

Saat itu, Yuda Setiawan ditemukan di atas jembatan Desa Tanjung Kurung Ilir dengan mengalami luka parah di bagian pahanya.

Melihat itu, Pipto dan Angles membonceng Yuda Setiawan untuk dibawa ke puskesmas terdekat.

Namun di tengah perjalanan, keduanya bertemu dengan rekannya Mirsa yang mengatakan jika dirinya sudah kena tikam.

Selanjutnya, keempatnya berboncengan satu sepeda motor membawa kedua korban ke Puskesmas Kota Agung.

Namun malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Yuda Setiawan yang mengalami luka robek di paha atas sebelah kiri, akhirnya meninggal dunia akibat kehabisan darah.

Sedangkan Mirsa Ardian yang mengalami luka robek di tangan sebelah kiri dan luka robek di punggung belakang, kini menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kota Agung.

Ditegaskan Kapolsek Kota Agung Hendrinadi, langkah yang telah dilakukan atas kasus perkelahian berdarah ini, telah dilakukan langkah penyelidikan, petugas telah mengantongi identitas para pelaku. tim telah bergerak untuk mengejar terduga para pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya” tegas Kapolsek.

Caplin

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater