GAWAT, TERKAIT JALAN KE WANARAYA PT. SMS TAK PEDULI

2 Kali Layangkan Proposal Diketahui Bupati Tidak Digubris

Jumat, 26-Maret-2021, 21:09


PURNAMASARI – Jalan yang bagus dan mulus sudah menjadi dambaan setiap masyarakat di Kabupaten Lahat. Tapi, disayangkan keinginan itu tidak pernah dirasakan oleh warga Desa Eks Transmigrasi Purnama Sari sebagai akses jalan penghubung untuk menuju Desa Wanaraya Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat saat ini, kondisinya sangat memprihatinkan.

Sehingga, mengakibatkan, jalan yang dibuka sejak Tahun 1982 dan dijadi salah satu Akses Penghubung antara Desa Eks Transmigrasi untuk menuju Desa Wanaraya itu, sudah nyaris diselimuti oleh semak belukar, mirisnya lagi jalan tersebut kondisinya kian memprihatinkan.

Padahal, jalan yang ada merupakan satu satunya akses bagi warga Desa Eks Transmigrasi untuk menuju Desa Wanaraya dalam membawa hasil bumi demi meningkatkan kesejahteraan mereka. Namun, kini warga hanya bisa pasrah dengan kondisi jalan yang ada.

Kepala desa (Kades) Punamasari Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, Erwin saat dibincangi wartawan mengaku, akibat kondisi jalan yang dibangun sejak tahun 1982 itu, kondisinya rusak dan memprihatinkan membuat warganya terhambat untuk membawa hasil kebun.

“Kendala warga kami, ketika hendak membawa hasil kebun menjadi terlambat. Karena, kondisi Medan jalan memang susah untuk dilewati,” ungkap Kades Kikim Barat, Lahat, Erwin.

Diakui Erwin, padahal akses ini merupakan satu satunya jalan penghubung antara Desa Eks Transmigrasi Purnamasari untuk menunju ke Desa Wanaraya Kecamatan Kikim Barat, yang saat ini sudah tidak lagi dirawat dan terkesan dibiarkan semak belukar menutupi.

“Selain telah dipenuhi oleh semak belukar, jalur satu satunya penghubung dua warga Desa ini sudah tidak dirawat lagi. Mengakibatkan, kondisinya saat ini hampir setiap titik jalan rusak dan berlobang serta dipenuhi lumpur disetiap jalan tersebut, apalagi saat memasuki musim penghujan,” tambahnya.

Untuk diketahui, sambung Kades, akses jalan Ini pada dasarnya masih digunakan untuk warga pergi berobat, menuju Puskemas Wanaraya, karna jarak tempuh menuju Puskemas sangatlah dekat, di bandingkan harus memutar arah melalui jalan Lintas.

Bahkan, secara gamblang Erwin mengungkapkan kekecewaan terhadap pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit PT SMS, sungai pangi estate yang tidak peduli serta tidak ingin membantu untuk perbaikan jalan sepanjang 2 KM yang berada didalam perkebunan milik PT SMS.

“Terus terang, untuk proposal pengajuan perbaikan sudah dua kali kita layangkan dan ditanda tangani langsung Bupati Lahat, tapi, tetap tidak ada tanggapan serta gubrisan oleh pihak perusahaan tersebut,” urainya.

Surat permohonan yang di ajukan ke pihak perusahan
“proposal pertama kita ajukan alasannya harus di ketahui Bupati Lahat, pengajuan kedua alasan pihak perusahan harus kejar target dan alat dipakai untuk keperluan lain, sedangkan kian hari jalan tersebut kian sempit dan sulit untuk di lalui sedangkan itu akses tercepat bagi warga mau berobat ke puskesmas Wanaraya,” terang Erwin dengan nada sedikit kesal.

Jadi, pada dasarnya pihak perusahaan harus berperan serta dalam pembangunan itu, dikata Kades, tidak ada bukti pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat baik bagi perseorangan, komunitas setempat maupun masyarakat pada umumnya.

Kepala desa Purnamasari saat mengendarai sepeda motor (SPM) untuk menuju Puskesmas didesa 2 Wanaraya. “Kami pertegas dan berharap bisa selalu berkerja sama dan membantu dalam perbaikan jalan ini setidaknya melakukan pengerasan jalan maupun pelebaran jalan Kerana jalan tersebut masuk kawasan PT SMS, serta jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk berobat ke puskemas Wanaraya,” tegas Kepala Desa Purnamasari.

Terpisah, Arman selaku Humas PT SMS dikonfirmasi, dirinya berdalih sampai detik ini belum menerima surat proposal yang diajukan oleh oknum kepala desa (Kades) Purnamasari itu.

Karena, dijelaskan Arman, PT SMS ada juga diwilayah lainnya. Sehingga, dirinya berjanji akan mencoba konfirmasi dengan Manager untuk diwilayah Desa Purnamasari yang dimaksud.

“Sabar ya bang. Cuba saya konfirmasi dulu dengan manager untuk wilayah Desa Purnamasari tersebut, Insyaallah, besok ada jawabannya,” pungkas Arman selaku Humas PT SMS dibincangi, pada Jum’at (26/03/2021) kemarin.

Sementara, Camat Kikim Barat, Darwis Salim SE dimintaki tanggapan mengaku, Camat sudah mengupayakan dengan menghubungi pihak Perusahaan, tapi tetap tidak ada Respon.

“Kami sudah berupaya menghubungi pihak Perusahaan, tapi sayangnya tetap saja tidak ada Responnya,” jelas Darwis Salim. (Din)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

TANJUNG SAKTI PUMI - Senin, 16-Mei-2022 - 18:09

Pensiunan Guru Bacok Warga Ulak Lebar

selengkapnya..

LAHAT - Sabtu, 14-Mei-2022 - 23:28

TAUFIK : “LAHAT ZONA HIJAU”

selengkapnya..

KOTA AGUNG - Jumat, 13-Mei-2022 - 13:52

BPD SINGAPORE DILANTIK CAMAT KOTA AGUNG

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater