RENDAHNYA MINAT MASYARAKAT DALAM MENGIKUTI PROGRAM PELATIHAN DI BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN LAHAT

Oleh : Mega Lugita

Rabu, 24-Februari-2021, 21:18




Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Lahat adalah sebuah program pemberdayaan dan juga balai untuk menciptakan generasi muda yang handal dan memiliki skil agar dapat berdikari secara mandiri sebagai penerus bangsa dan memajukan pembangunan di segala aspek. BLK Kabupaten Lahat juga dibantu dana dari APBD untuk Sapras yaitu perehaban gedung dan bantuan peralatan. Total kegiatan BLK di tahun 2020 telah menyelesaikan sebanyak 15 paket,yang dimana dalam satu paket pelatihan diisi oleh 16 orang tenaga kerja.

Setiap tahun BLK membuka pendaftaran untuk masyarakat yang berminat mengikuti program pelatihan di Balai Latihan Kerja di Kabupaten Lahat. Dalam proses prekrutan BLK lebih mengutamakan masyarakat yang belum bekerja dengan harapan bisa memberikan dampak positif melalui keterampilan yang dimiliki. Program pelatihan BLK ini juga tidak di pungut biaya apapun alias gratis ,selama pelatihan pun mendapatkan makan siang untuk peserta pelatihan.

Program pelatihan BLK ini merupakan upaya dari pemerintah dalam memberikan wadah kepada masyarakat Lahat untuk mendapatkan skill dan mengembangkan diri. Banyak sekali keuntungan yang didapat dari mengikuti program BLK ini, beberapa diantaranya yaitu gratis tidak dipungut biaya,disediakan fasilitas yang aman dan layak, serta untuk alumni BLK nantinya juga akan dibina untuk bisa mendirikan usaha mandiri,usaha kelompok dan wirausahawan baru, yang dimana hal tersebut memang sudah dari awal menjadi strategi dari pemerintah daerah lahat untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Lahat yaitu dengan dibentuknya program pelatihan berupa BLK ini. Namun sayangnya harapan dan tujuan dari pemerintah daerah lahat tersebut harus mendapatkan hambatan karena rendahnya minat masyarakat terutama pengangguran yang ada dikabupaten lahat untuk mengikuti program pelatihan ini.

Permasalahan ini memunculkan tanda tanya yang besar, kira-kira apa yang menjadi faktor dari penyebab ketidakmauan masyarakat lahat terutama yang menganggur untuk mengikuti program pelatihan ini? apakah karena kurangnya minat belajar dari masyarakat tersebut? atau karena kurangnya teknik pendekatan yang harus dilakukan pihak BLK kepada masyarakat? Atau karena disebabkan oleh faktor yang lain?.

Terkait dengan program pelatihan yang dilaksanakan di BLK ini memang harus disosialisasikan terlebih dahulu sebagai metode pendekatan kepada masyarakat dengan tujuan memberi tau apa pentingnya mengikuti program pelatihan ini sekaligus memberi semangat kepada masyarakat agar bisa keluar dari kondisi ekonomi yang rendah serta pemerintah juga harus menjaga dan memperkuat hubungan yang baik dengan masyarakat dengan cara menanyakan secara langsung apa kebutuhan dari masyarakat hal tersebut akan membuat masyarakat merasa didengarkan juga diperhatikan keadaan sosial ekonominya oleh pemerintah.

Landasan dari pembuatan program pemberdayaan itu sendiri juga dilihat dari kebutuhan masyarakat,apa yang mereka butuhkan sehingga diwujudkanlah kebutuhan tersebut dengan dibentuknya suatu program pemberdayaan itulah kenapa masyarakat sangat berperan besar tidak hanya pemerintah saja yang ikut andil. Manfaat dari program pelatihan ini walaupun belum memiliki kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan tetapi dari keterampilan yang didapat bisa membantu membuat usaha sendiri dan mempunyai karyawan,bagaimana sebisa mungkin dengan usaha tersebut menjadi kesempatan atau lowongan pekerjaan juga untuk yang lain. Misalnya kita memiliki keterampilan di bidang tata rias maka kita bisa membuka usaha sendiri dengan mendirikan salon,atau misalnya kita mempunyai keterampilan di bidang memasak maka kita bisa mendirikan usaha restoran.

BLK merupakan program pemberdayaan dalam bentuk pelatihan yang disediakan oleh pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat. Program BLK ini sendiri itu sasarannya masyarakat yang belum bekerja ,yang nantinya mereka akan diberikan pelatihan sesuai dengan keterampilan dibidang apa yang mereka butuhkan ,dimana ketika mereka sudah dinyatakan terampil dalam bidangnya mereka diharapkan bisa membuat usaha mandiri juga kelompok dengan tujuan mengubah keadaan sosial mereka menjadi tidak pengangguran lagi.

Diharapkan juga untuk BLK ini sendiri untuk membuka kuota peserta didik sebanyak banyaknya dari tiap paket pelatihan,dilihat dari angka pengangguran di Kabupaten Lahat yang tinggi berarti semakin banyak juga kebutuhan mereka termasuk salah satunya kebutuhan akan keterampilan. Untuk pemerintah daerah lahat juga diharapkan bisa ikut terus berpartisipasi dan mendorong terus gerakan dari program BLK ini.

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

PULAU PINANG - Rabu, 14-April-2021 - 20:00

Lemang Khas Lahat, Kuliner Takjil Yang Mantap

selengkapnya..

GUMAY TALANG - Senin, 12-April-2021 - 16:55

Kades Muara Tandi Jonizar Berbagi Rezeki

selengkapnya..

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater