Satlantas Gunakan Sistem Buka Tutup Jalan Lahat – Pagaralam

Selasa, 16-Februari-2021, 20:43


LUBUK SEPANG — Pasca terjadi amblasnya di Jalan Nasional sepajang 30 meter, lebar 4 meter, dengan kedalaman kurang lebih 5 meter di Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, yang terjadi beberapa hari lalu, kini, sudah bisa kembali dilalui baik oleh pengendara R4 maupun R2.

Jalan Nasional sebagai penghubung antara Lahat – Kota Pagaralam ini, sudah bisa dilalui. Akan tetapi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat menerapkan sistem buka tutup, baik dari arah Pagaralam menuju Kabupaten Lahat, begitu juga sebaliknya dari Lahat menuju Kota Pagaralam.

Seperti diungkapkan Camat Pulau Pinang Lahat Drs Erlambang MM membenarkan, bahwa pasca amblasnya jalan Nasional ini telah dibuka dan sudah bisa dilalui oleh pengendara. Namun, kendaraan yang melintas baru sebatas mobil kecil yang tidak bermuatan, sedangkan mobil yang bermuatan dialihkan ke jalan Lintas Provinsi Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat.

“Tadi pagi saya bersama Danramil 405-07 Pulau Pinang, dan Kapolsek Pulau Pinang turun dan mengecek kembali jalan Amblas didesa Lubuk Sepang. Kondisinya sekarang jalan sudah dibuka kembali, akan tetapi, mobil kecil dan pengendara motor yang baru bisa lewat,” cetus Erlambang, pada Selasa (16/02/2021) kemarin.

Danramil 405-07 Pulau Pinang Kapten Inf Mulyadi didampingi Kapolsek Pulau Pinang AKP Irwan Edi membenarkan kondisi jalan amblas sudah bisa dilintasi oleh mobil, namun baru sebatas mobil kecik sedangkan dilokasi jalan amblas diberlakukan bukan tutup jalan karena harus berhati-hati melintasi jalan itu.

Sementara, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Kasat Lantas Polres Lahat AKP Andriansyah SE.SIK menegaskan, bahwa akibat dari amblasnya jalan Nasional ini, tidak dipungkiri sedikit banyak membawa dampak, terutama kendaraan kendaraan yang biasa melintas dijalur tersebut, harus bergeser melewati jalan Provinsi Kecamatan Gumay Ulu.

Karena, dijelaskan mantan Kapolsek Merapi, saat ini untuk jalan Amblas yang berlokasi di Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat yang biasa dipakai sebagai penghubung antara Lahat – Kota Pagaralam, belum bisa dilalui oleh kendaraan kendaraan besar. Sebab, kondisi jalan dan tanah masih dibilang labil dan tidak bisa dilintasi kendaraan yang bermuatan beban berat.

“Hanya bisa dilewati oleh kendaraan R4 yang kecil, termasuk pengendara R2 yang bisa melintasi jalur tersebut. Karena, kondisi jalan yang dilalui kendaraan masih labil dan tidak bisa menahan beban yang berat,” ungkap Ardiansyah.

Ia menjelaskan, untuk saat ini pihaknya mempersilakan bagi kendaraan yang kecil maupun motor yang ingin lewat. Akan tetapi, pihaknya menghimbau bagi semua pengendara, bahwasannya Satlantas Polres Lahat akan menerapkan sistem buka tutup jalan.

“Kami menghimbau agar pengendara baik R4 maupun R2 saat melintas di jalan Amblas dapat lebih berhati hati dijalan. Karena, situasi dan kondisi saat ini dapat selalu berubah ubah. Apabila melintas turun hujan alangkah baiknya menepi dan mencari tempat yang aman. Sebab, kemungkinan bisa saja selalu terjadi terutama di jalan Nasional,” himbau Kasat Lantas Polres Lahat.

Karena sambung Andriansyah, saat ini kondisi jalan Nasional yang amblas puluhan meter, memakan lebar 4 meter, dan kedalaman 5 meter itu, terus dikebut perbaikannya oleh instansi terkait seperti Balay Besar, dan dinas PUPR Kabupaten Lahat.

“Sistem yang kita gunakan yakni buka tutup, baik dari arah Lahat menuju Kota Pagaralam, begitu juga sebaliknya dari arah Kota Pagaralam menuju Kabupaten Lahat. Sedangkan, untuk dijalur alternatif kita buat dua titik yakni, jalan Lahat menuju Pagaralam melalui Desa Tinggi Ari Kecamatan Gumay Ulu, lalu, dari Pagaralam menuju Lahat kita alihkan melalui Simpang Mbacang dan kembali lewat Gumay Ulu,” pungkasnya.

Terakhir Kasat Lantas Polres Lahat menghimbau, untuk kendaraan yang bisa melintas dijalur pasca amblasnya Jalan Nasional hanya boleh dilalui oleh kendaraan R2 dan R4 milik pribadi. Sedangkan, kendaraan seperti Bus, Dump Truck maupun kendaraan besar lainnya, sebab, dilokasi masih dalam perbaikan, pengerasan oleh dinas terkait.

“Kami berpesan, agar semua pengendara baik R2 dan R4 Pribadi dapat lebih berhati hati saat melintas dilokasi pasca Amblasnya jalan Nasional,” ingat Adriansyah. (Din)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

ARTIKEL/OPINI - Selasa, 19-Oktober-2021 - 07:35

Hefra Lahaldi : “Transformasi”

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater