Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

Herman Pastikan Penerima BLT Dana Desa Tanda Raja Tidak Ada Perangkat Desa

Kamis, 28-Mei-2020, 22:28


LAHAT ONLINE, TANDA RAJA – Setelah beberapa hari sebelumnya terjadi gejolak di masyarakat, perihal Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, hari ini akhirnya Pemerintah Desa Tanda Raja Kecamatan Kikim Timur melakukan pembagian BLT Dana Desa gelombang kedua dengan disaksikan oleh unsur tripika kecamatan, Kamis (28/5).

Sebelumnya, beberapa masyarakat Desa Tanda Raja mengklaim bahwa Kepala Desa (Kades) pilih pilih dalam menentukan penerima BLT Dana Desa dan mengatakan bahwa Perangkat Desa mendapatkan BLT Dana Desa, karena penerima BLT Dana Desa yang pertama nama mereka tidak ada.

Karena desakan dari beberapa masyarakat itulah, Pemerintah Desa Tanda Raja hari ini akhirnya membagikan BLT tambahan dari jumlah awal penerima BLT Dana Desa 40 KK, kini bertambah menjadi 83 KK.

Hal tersebut disampaikan oleh Pjs Kades Tanda Raja, Herman. Dirinya mengatakan bahwa dirinya dan perangkat desa mendapatkan intervensi dari beberapa masyarakat yang tidak dapat BLT Dana Desa pertama, sehingga terjadilah pembagian BLT Dana Desa susulan.

“Karena kami tidak ingin terjadi pertikaian di kediaman kami, jadi mereka yang menuntut BLT Dana Desa kami berikan semua, pada hal menurut tim relawan yang mendata, mereka belum layak menerima BLT Dana Desa, sesuai aturan dari kementrian,” ujarnya.

Beberapa masyarakat Desa Tanda Raja yang memaksa ingin mendapatkan BLT Dana Desa mengklaim bahwa BLT Dana Desa itu untuk warga yang terdampak COVID-19, tanpa memandang orang mampu atau tidak, pada hal ada kriteria penerima BLT Dana Desa.

“Karena itu, 40 KK penerima BLT Dana Desa kami nilai layak menerima BLT Dana Desa karena melihat kondisi ekonomi mereka, sedangkan sebagian dari sisanya kami bagikan karena untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan di dalam desa,” tambahnya.

Perihal tuduhan perangkat desa dapat BLT Dana Desa, Herman memastikan bahwa tidak ada satu pun perangkatnya yang mendapatkan bantuan tersebut, bahkan keluarga perangkat desa yang layak mendapatkan bantuan dikeluarkan, agar meredam pembicaraan diluar sana yang menyudutkan Pemerintah Desa.

“Silakan dicek, tidak ada satu pun perangkat kami yant dapat, kami siap diperiksa jika ada dan tanyakan sendiri ke mereka kalau mereka kalau tidak percaya. Itu hanya omong kosong, agar mereka yang tidak layak mendapatkan BLT Dana Desa, jadi dapat dan itu berhasil,” jelasnya.

Karena kejadian ini, dalam waktu dekat, Herman akan konsultasi ke pihak Inspektorat apa langkah yang harus ia ambil selanjutnya, agar dirinya tidak salah dalam mengambil keputusan dan saat pemeriksaan dirinya tidak kena pengembalian.

“Bukti bahwa sebagian dari mereka yang menerima BLT Dana Desa gelombang kedua ini mampu dan tidak layak menerima BLT Dana Desa adalah dari mereka tidak mau membuat surat pernyataan bahwa mereka miskin, pada hal di desa desa lain masyarakatnya mau membuat surar pernyataan, kalau mereka memang benar benar miskin,” tandasnya. (Ir22)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater