Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

Hama Seramg Padi desa Nanjungan

Kamis, 27-Februari-2020, 13:20


LAHATONLINE, Nanjungan – Sejumlah upaya yang dilakukan petani, seperti menyemprotkan insektisida hingga mengeringkan lahan, tetap gagal menghalau serangan wereng. Bahkan, serangan wereng tetap mengganas, sehingga petani terancam rugi dalam musim tanam padi kali ini.

Salah seorang petani, saprudin mengatakan hama wereng yang menyerang lahan sawah seluas 20 hektare di persawahan desa Nanjungan ini sudah terjadi sejak padi memasuki usia tanam sekitar lima hari. Serangan wereng tersebut membuat tanaman padi yang kini menginjak usia tanam 30 hari, akhirnya meranggas hingga beberapa petak sawah pun tampak jomblang. 

“Semua lahan diserang wereng. Selain padi mati, pertumbuhan padi juga terganggu,” ujar petani yang menggarap lahan seluas 2 hektare ini.

Menurutnya, sejak muncul serangan hama wereng mulai sekitar dua pekan lalu, dia bersama sejumlah petani lainnya, sudah berusaha melakukan berbagai upaya pencegahan. Mulai dari pengeringan lahan, membasmi gulma, hingga  menyemprotkan insektisida. Hanya saja, berbagai upaya itu tidak membuahkan hasil sesuai harapan, dan hama wereng tetap merajalela. “Bahkan saya nyemprot sudah berulang-ulang sampai tiga kali, tetapi tetap tidak mempan. Saya juga bingung harus bagaimana lagi,” ungkap petani asal Desa  Nanjungan, Kecamatan Kikim selatan.

Akibat musim tanam yang terganggu serangan hama wereng ini, menurut Balik, dirinya menghabiskan biaya cukup tinggi. Mulai dari pengolahan lahan, biaya bibit, biaya tanam, pupuk termasuk obat-obatan, itu sudah dikeluarkan biaya hingga Rp 10 juta lebih. “Kalau tetap hama werengnya, ya sudah pasti rugi. Ini juga belum tahu, apakah sisanya masih dapat tumbuh sampai panen. Bisa-bisa kalau terus mengganas, jalan satu-satunya terpaksa harus mengganti bibit baru, dan kemungkinan merugi tentu akan lebih besar,” ucapnya.

Sementara itu  Kepala desa Nanjungan Iswandi mengatakan akan menyatakan akan mengerahkan petugas untuk mengecek ke lapangan, Kamis(27/2) termasuk mengidentifikasi serangan hama wereng tersebut. “Besok  akan kami cek ke lapangan. Mudah-mudahan ada solusi, biar tidak sampai gagal tanam, dan kami berharap dinas pertanian membantu” ungkapnya (Ar3)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN

PULAU PINANG - Selasa, 31-Maret-2020 - 18:31

Cegah Corona, Karang Dalam Semprot Disinfektan

selengkapnya..

LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI

LAHAT - Selasa, 31-Maret-2020 - 17:35

GLPS Segera Lakukan Aksi Bagi Masker

selengkapnya..

TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

MERAPI BARAT - Senin, 30-Maret-2020 - 11:09

TANJUNG PINANG MERAPI BARAT LAWAN VIRUS CORONA

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater