Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

VIDEO

Di Duga Telah Lakukan Blasting, PT BAU Enggan Berkomentar

batu bara di perut bumi tak bisa diambil jika tak diledakan

Senin, 27-Januari-2020, 22:17


LAHAT ONLINE, ULAK PANDAN – Setelah mendapat penolakan dari berbagai pihak, isu Blasting (peledakan) yang dilakukan PT Bara Alam Utama (BAU) di kaki Bukit Telunjuk kembali mencuat.

Berdasarkan informasi dari orang dalam, yang bekerja di Sub Kontraktor PT BAU, pihak perusahaan di duga telah satu melakukan blasting beberapa waktu yang lalu.

“Karena sebelum blasting, para pekerja belum bisa bekerja. Na satu minggu terakhir ini para pekerja sudah bekerja seperti biasa, mungkin blasting telah dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, jika tidak melakukan blasting, perusahaan tidak dapat beroperasi, karena batu bara yang ada di perut bumi sudah tak bisa di ambil jika tak diledakan.

“Tidak ada yang bisa mencegah blasting ini, karena pihak perusahaan telah mendapatkan izin dari penguasa yang ada di atas, bukan cuma di Kabupaten Lahat saja,” tandasnya.

Sebelumnya, lusa lalu beradar isu pihak PT BAU telah melakukan blasting sebanyak empat kali dan itu dilakukan saat hujan, sehingga tidak terdengar sampai ke desa terdekat. Selain itu, lokasi blasting cukup jauh dari pemukiman, sehingga tidak memberikan dampak apa pun.

Kendati demikian, salah satu warga Desa Ulak Pandan, Evan mengaku tidak mengetahui apakah pihak perusahaan telah melakukan Blasting atau belum, karena tidak berdampak di desanya.

“Kalau pun mereka hendak blasting, pasti mereka akan sosialisasi ke masyatakat desa dan sampai saat ini, sosialisasi tersebut belum dilakukan oleh pihak perusahaan,” katanya.

Kendati demikian, salah satu warga Lahat, Bambang mengaku mendukung blasting yang dilakukan oleh pihak perusahaan, karena jika nantinya Bukit Telunjuk hilang, pemerintah baru akan sadar.

“Kalau kami sih mendukung blasting dilakukan, karena jika tidak pemerintah tak akan sadar sadar. Dengan demikian, barulah pemerintah akan menyesal, betapa merugikannya blasting tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, terkait adanya isu blasting yang telah dilakukan, pihak perusahaan saat disambangi enggan memberikan komentar apa pun dan terkesan dingin, pada hal isu ini sudah menyebar dimana mana.

Jika memang pihak perusahaan telah melakukan blasting tanpa diketahui oleh masyarakat dan pemerintah daerah, tentu hal ini akan membuat banyak pihak marah.

Meski pun tidak memberikan dampak apa pun di masyarakat sekitar, blasting tersebut tentu riskan dilakukan, karena letaknya yang ada di bawah Bukit Telunjuk dan mengancam icon Kabupaten Lahat tersebut. (Ir22)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT - Kamis, 17-September-2020 - 20:42

PASIEN COVID-19 DI LAHAT TERUS MELONJAK

selengkapnya..

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

MERAPI SELATAN - Rabu, 16-September-2020 - 21:52

121 Team Voli Berlaga Di Tanjung Menang Merapi Selatan

selengkapnya..

KIKIM BARAT - Selasa, 15-September-2020 - 23:58

Pemdes Purnama Sari Salurkan BLT DD Tahap V

selengkapnya..

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater