Jhoni Walker : “Program Pencapaian Rekor MURI TP PKK Potensi Pengenalan Budaya”

Rekor MURI Ayam nanas dan Tempoyak langkah besar melestarikan budaya Lahat dan peluang bisnis baru

Selasa, 17-September-2019, 16:47


Lahat – Rencana Tim PKK Kabupaten Lahat di bawah kepemimpinan Ibu Lidia Wati S, Hut dan wakilnya Ibu Sumiati, S. Pd untuk menciptakan Rekor MURI Masak Ayam Nanas dan Sambal Tempoyak besok (18/09) di Lapangan Seganti Setungguan, merupakan langkah besar yang nyata oleh Pemerintah Kabupaten Lahat.

Hal ini diungkapkan oleh salah seorang tokoh pemuda Kabupaten Lahat Jhoni Walker. Menurutnya, program ini dapat dijadikan ajang pelestarian nilai nilai budaya asli Kabupaten Lahat.

“Mengapa demikian? Karena di tengah ketidak tahuan masyarakat khususnya kalangan muda dan pelajar, serta masuknya jenis makanan, baik dari luar daerah maupun luar negeri yang masuk ke Kabupaten Lahat. Jadi dengan adanya kegiatan ini akan mengenalkan kembali akan dua masakan asli Kabupaten Lahat,” ucap Jhoni Walker saat dibincangi di sela kegiatannya. Selasa (17/09).

Lebih lanjut dirinya menuturkan bahwa banyak opini yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Lahat saat ini. Tentang mengapa harus dua masakan itu yang disajikan. Jhoni Walker berpendapat bahwa hal ini karena masakan dan makanan sejenisnya seperti pindang dan lemang sudah terlanjur diclaim dan dilaksanakan oleh tetangga kabupaten terdekat.

Terbukti dari mereka yang telah beberapa kali mengadakan kegiatan yang sama, dan kegiatan ini sama sekali belum pernah dilakukan sebelumnya.

“Saya juga berharap bukan euforia dan Rekor Muri semata yanh didapat. Tetapi lebih dari itu. Misalnya karena untuk ayam nanas kita sekarang masih membeli ke daerah lain nanasnya. Hal ini karena tidak seperti dulu. Di mana sekitar 30 tahun yang lalu hampir di setiap rumah mempunyai tanaman nanas. Sehingga bahan tersebut mudah memperolehnya. Pastinya kita sama-sama berharap ke depan bisa jadi peluang buat diadakan perkebunan nanas lokal di Merapi Selatan, Pagar Gunung, Tanjung Sakti, dan juga Jarai sekitarnya, untuk pemenuhan bahan baku nanas tersebut. Dan ini juga akan menambah nilai ekonomis baru bagi masyarakat Kabupaten Lahat,” lanjutnya lagi.

Jhoni Walker menambahkan, selain yang disebutkan tadi, bisa juga kegiatan ini besok dijadikan langkah awal mengenalkan lebihjauh tentang berbagai macam kekayaan alam dan budaya yang ada di Kabupaten Lahat.

“Jika di kepemimpinan sebelumnya mengenalkan banyak air terjun dan megalith. Kali ini mengenalkan lebih tentang masakan dan makanan. Bukan hanya ayam nanas dan sambal tempoyak saja tapi masih banyak lagi masakan khas Lahat. Untuk itu mari besok kita datang, ramaikan dan sukseskan acara ini!” pungkasnya.

(Aan LO)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT - Selasa, 15-Oktober-2019 - 18:37

Warga Temukan Mayat di Semak Belukar

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

MUARA PAYANG - Selasa, 15-Oktober-2019 - 14:16

AIR TERJUN WATER BLUE BERUBAH JADI HIJAU

selengkapnya..

LAHAT - Senin, 14-Oktober-2019 - 12:14

Zubhan Awali Lantik PJS Desa Manggul

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Senin, 14-Oktober-2019 - 11:57

SMA NEGERI 1 KIMTIM LAKSANAKAN UTS

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater