PELAJAR DI JARAI TERJANGKIT RAJA SINGA DARI OT MALAM

Diduga dibawa 'Biduan Tempel'

Rabu, 11-September-2019, 19:51


LAHAT ONLINE, JARAI – Dampak dari adanya hiburan Orgen Tunggal (OT) pada malam hari di Kecamatan Jarai, salah seorang pelajar sebut saja Kumbang terjangkit Penyakit Menular Seksual (PMS), akibat dari bermain dengan biduan tempel saat OT malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat dr H Rasyidi Amri MT MKM melalui Kepala UPT Puskesmas Jarai dr Icah Paramitri mengatakan, bahwa terdapat satu pasien yang mengidap penyakit Sipilis atau Raja Singa.

“Iya, memang benar ada yang tertular Sipilis. Menurut pangakuan pasien, dia terkena saat acara OT pada malam hari, dan ada kontak seksual dengan biduan tempel, saat itu dia sedang mabuk,” kata dia kepada Lahat Online diruang kerjanya, Rabu (11/09).

Lanjut dia, pihaknya sudah memberikan pengobatan terhadap pasien. Pihaknya juga menyarankan, agar pasien menjaga perilaku agar tidak tertular lagi.

“Memang Sipilis atau Raja Singa ini penyakit yang bisa menular, namun hanya melalui kontak seksual saja. Pasien tertular belum lama ini.

Icah mengimbau, agar orang tua dan masyarakat di Kecamatan Jarai, agar selalu mengawasi pergaulan anak anak, sehingga tidak terjerumus kedalam perilaku yang bisa membahayakan mereka.

“Mari kita sama sama jaga anak kita, kasus ini menyiratkan kepada kita, agar selalu memberikan pengawasan pro aktif kepada anak. Kita prihatin, palajar dapat terjangkit Sipilis, yang berarti dunia malam, melalui OT memang harus di tiadakan,” terangnya.

Sementara itu, Mukran selaku tokoh masyarakat Kecamatan Jarai mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat mendukung agar Perda larangan OT malam hari di realisasikan.

“Apalagi saya mendengar, pelajar sudah terjangkit Sipilis, itu sudah masuk dalam kondisi yang memprihatinkan. Maka, untuk mencegah, dan mempersempit ruang bagi kejahatan, Narkoba dan penyebaran PMS, kami harap OT dan hiburan malam hari ditiadakan, atau dilarang,” tegasnya.

Sipilis atau Raja Singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum, yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf.

Jika terdeteksi lebih awal, Sipilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun, penyakit Sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung.

Infeksi biasanya terjadi karena adanya kontak seksual. Dalam kasus yang sangat jarang ditemukan, bakteri dapat melewati celah atau luka pada kulit setelah menyentuh orang yang terinfeksi sifilis. Raja singa tidak dapat menular melalui penggunaan toilet yang sama, bak mandi, pakaian atau peralatan makan, atau dari gagang pintu, kolam renang atau pemandian air panas. (rpw).

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

KIKIM BARAT - Sabtu, 18-Januari-2020 - 10:32

Posyandu Sidomakmur Layani 236 Belita

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

PAGAR GUNUNG - Jumat, 17-Januari-2020 - 19:32

Upacara dan Rakor Rutin Penting Dilakukan

selengkapnya..

KIKIM BARAT - Jumat, 17-Januari-2020 - 14:24

Kecamatan Kikim Barat, Adakan Rapat Koordinasi

selengkapnya..

LAHAT - Jumat, 17-Januari-2020 - 08:49

INI JADWAL TEST CALON ASN LAHAT

selengkapnya..

PAGAR GUNUNG - Kamis, 16-Januari-2020 - 22:23

Kegiatan BKMT Germidar Ilir Diserbu Jamaah

selengkapnya..

PAGAR ALAM Kamis, 16-Januari-2020 - 17:47

WABUP LAHAT MELAYAT DI DESA MUARA TENANG

selengkapnya..

LAHAT - Kamis, 16-Januari-2020 - 11:42

HIMSSI LAHAT KEMBALI SARING ATLIT

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Rabu, 15-Januari-2020 - 23:59

ANANTA : INI DATA RUMAH RUSAK AKIBAT BANJIR

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Rabu, 15-Januari-2020 - 23:55

SERIKAT KERJA PUSRI BANTU KORBAN BANJIR LAHAT

selengkapnya..

MERAPI BARAT - Rabu, 15-Januari-2020 - 21:16

Camat Merapi Barat Lantik PJS Kades Merapi

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater