BREAKING NEWS : INI TITIK LONGSOR DI TANJUNG SAKTI YANG ANCAM PENGGUNA JALAN

Diperkirakan tinggi longsor 50 meter dan lebar 100 meter

Sabtu, 27-Juli-2019, 13:27


LAHAT ONLINE, TANJUNG SAKTI – Longsor di Tanjung Sakti beberapa bulan yang lalu, hingga kini membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, terdapat satu titik, di tepi jurang amblas cukup besar.

Kades Tanjung Sakti Syukur SE mengatakan, bahwa jalan yang menghubungkan Provinsi Sumsel dan Bengkulu tersebut, sudah termakan longsor dibagian tepi. Sehingga membahayakan pengguna jalan.

“Iya, longsor beberapa bulan lalu, hingga kini masih mengkhawatirkan pengguna jalan. Sebab, di titik yang sering disebut Sepit Biawak Desa Tanjung Sakti Kecamatan Tanjung Sakti, merupakan longsor terbesar, dengan tinggi diperkirakan mencapai 50 meter dan lebar 100 meter, ” kata dia kepada Lahat Online dilokasi longsor, Sabtu (27/07).

Syukur menuturkan, bahwa jalan tersebut merupakan akses utama san satu satunya menuju ke Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu. Namun, kondisi jalan masih sempit dan sebagian rusak.

“Kerusakan jalan disebabkan longsor, karena jalan dibangun di tepi bukit dan jurang sungai Manna,” ujarnya.

Syukur mengaku, bahwa jalan tersebut merupakan jalan aktif, digunakan baik pengendara roda dua maupun empat, kendaraan ringan maupun besar.

“Kendaraan bermotor, roda dua, bahkan bus dan truk. Warga juga beraktifitas melintas disini cukup banyak, itulah sebabnya jalan ini aktif dilalui baik siang maupun malam,” ungkap dia.

Sementara itu, Camat Tanjung Sakti Pumi Awang Firmansyah SSos menuturkan, bahwa longsor besar tersebut, sudah dilakukan pengecekan pihak Balai Besar Pembangunan Jalan dan Jembatan.

“Ini bukan lagi wewenang kabupaten, melainkan wewenang negara. Sudah dilakukan pengecekan, namun kata mereka, butuh waktu, sebab harua diturunkan alat berat,” tutur dia.

Awang menambahkan, jalan tersebut tidak bisa lagi di tembok atau digunakan beronjong untuk menahan jalan, melainkan mengeruk bagian sisi lain dari jalan untuk pelebaran.

“Kata pihak Balai Besar, tidak bisa digunakan tembok penahan. Solusinya, dikeruk sisi lain jurang, agar jalan bisa dilebarkan. Selain itu, kalau tembok penahan, ditakutkan, akan amblas lagi, karena longsor berasal dari atas jalan, bukan bawah jalan, itu yang dikatakan mereka,” imbuhnya. (RPW).

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG

KIKIM TIMUR - Kamis, 30-Maret-2023 - 19:10

DESA CEMPAKA SAKTI GELAR PASAR RAMADHAN 

selengkapnya..

GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

SUKA MERINDU - Rabu, 29-Maret-2023 - 18:21

 Tiga Orang ini Ditolak Allah SWT

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Rabu, 29-Maret-2023 - 14:01

SMAN 3 KIKIM TIMUR SUKOHARJO GELAR USP 

selengkapnya..

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater