Negeri Atas Awan, Bakal Dialiri Listrik PLN

Asa Warga Segera Terwujud

Rabu, 17-Juli-2019, 13:23


Lahatonline.com, Tunggul Bute – Menjadi salah satu lokasi bakalan penyuplai listrik nasional, ternyata desa Tunggul Bute masih belum teraliri jaringan listri PLN.

Desa yang berjarak sekitar 14 km dari ibukota kecamatan ini masih mengandalkan listrik lokal yang bersumber dari tenaga air. Untuk menjadi penerangan, listrik tersebut hanya menyala pada malam hari.

Yang membuat warga disana seakan tersisih dari besarnya potensi listrik yang ada, mereka belum nikmati terangnya listrik tersebut setiap saat, karena listrik dari perusahaan negara tak kunjung sampai ke desa ini.

Hanya kabar baiknya, sejak beberapa hari terakhir aktivitas pemasangan jaringan listrik ke sana mulai terlihat. Kegiatan pemasangan tiang beton untuk jaringan yang ada mulai dilakukan.

Informasi ini juga telah dikonfirmasi oleh Jutawan, Kepala Desa Tunggul Bute, Rabu (17/7). Dia menjelaskan tak lama lagi warga desa bakal mendapatkan suplai listri dari PLN.

“Pihak pelaksana proyek sudah melakukan transporting tiang beton, sejak beberapa hari ini sejumlah kendaraan telah masuk mengangkut material jaringan ini. Insya Allah tak lama lagi mimpi kami bakal terwujud,” jelasnya.

Kepada Lahatonline.com, dia menguraikan, kalau bicara harapan tentu sudah sangat lama. Dan sejak 3 tahun lalu usulan inilah akhirnya direspon oleh pemerintah.

Menurut Jutawan, banyak hal yang akan berkembang bila telah masuk listrik, yang paling mudah adalah warga tak lagi kesulitan bila beraktivitas malam hari.

“Listrik menjadi kebutuhan mendasar bagi warga kita, pertama sebagai sarana penerangan. Selain akses jalan, listrik jadi hal yang mewah selama ini, andalan kita ya hanya turbin itu,” kata Jutawan.

Masih kata Jutawan, pihak pelaksana proyek mengupayakan pengerjaan sesegera mungkin. Mengingat sumber pendanaannya berasal dari APBN, ini bisa menjadi salah satu faktor percepatan proses pengerjaan di lapangan.

Masuknya listrik tentu menjadi sebuah kabar yang mengembirakan warga di desa yang sering disebut Negeri Atas Awan ini. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengakui kabar ini.

“Jadi akan sangat membanggakan bila kami telah sama dengan warga Lahat lainnya, sama – sama menikmati aliran listrik dari PLN,” ujarnya.

Sejumlah tiang telah diturunkan pada beberapa titik lokasi pancangnya, bahkan sebaran tiang ini dimulai dari perbatasan dusun Tunggul Bute dengan dusun Talang Pisang.

Sebagai info, perusahaan Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) adalah pihak swasta yang tengah melakukan kegiatan pembangunan kontruksi pembangkit listrik tenaga panas bumi didaerah ini. Artinya suplai listrik secara nasional salah satunya berasal dari Tunggul Bute ini. (*)

Rep : Indi | Red : Indi

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

KIKIM SELATAN - Sabtu, 07-Desember-2019 - 19:14

PERERAT SILATURAHMI KAPOLSEK KIMSEL BERI BANSOS

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Jumat, 06-Desember-2019 - 23:55

Warga Purwaraja Siapkan Latihan DTD Banser Ke III

selengkapnya..

MERAPI BARAT - Jumat, 06-Desember-2019 - 23:44

Tingkatkan Kapasitas SDM Melalui Evaluasi Anggota

selengkapnya..

KIKIM SELATAN - Jumat, 06-Desember-2019 - 20:18

TARUHKAN NYAWA SEBERANGI SUNGAI PANGI

selengkapnya..

LAHAT - Jumat, 06-Desember-2019 - 20:17

DLH Sulap Ban Bekas Menjadi Pot Bunga

selengkapnya..

KIKIM SELATAN - Jumat, 06-Desember-2019 - 19:26

YUDI BERHARAP GORO BANUAYU BERMANFAAT BAGI WARGA

selengkapnya..

GUMAY TALANG - Jumat, 06-Desember-2019 - 19:19

Pelebaran Jalan Sukarami Sangat Tepat Sasaran

selengkapnya..

KIKIM TENGAH - Jumat, 06-Desember-2019 - 18:52

MUSIM HUJAN TERNAK HEWAN BERGAIRAH

selengkapnya..

PULAU PINANG - Jumat, 06-Desember-2019 - 14:53

Dikenal Baik, Tak Sangka Susul Keluarga Meninggal

selengkapnya..

KIKIM BARAT - Kamis, 05-Desember-2019 - 23:45

PEMBANGUNAN BALAI POSYANDU DESA DARMA RAHARJA 90%

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater