Kades Padang Baru, Pemdes sudah menyetujui Houling Batubara PT. LPPBJ

Yasinan dianggap Rekayasa

Kamis, 20-Juni-2019, 22:00


PADANG BARU – Keberadaan PT. lematang Pulau Pinang Bara Jaya (PT LPPBJ) dan Stockfile di Desa Padang Baru Kecamatan Merapi Selatan yang terletak di Jalan Abdul Lani menimbulkan Pro dan Kontra antara warga dan Kades setempat, berdasarkan hasil Cek dan ricek media ini dilapangan Camat Merapi Selatan A.Hasbi ketika ditemui di acara Rapat lintas Sektor di Puskesmas Merapi Selatan 20/6 beliau angkat bicara ” mengatakan Investor datang ke Merapi membuka lahan usaha itu boleh saja dengan Catatan menaati Amdal aturan lainnya,

Permasalahan PT LPPBJ, sementara jalannya belum selesai mereka menumpuk stockfile yang sudah izin Bupati yang sudah direkomendasi kades diera Kades Antoni ( ketua Forum Kades dan seluruh kades menandatangani ) dengan catatan harus memperbaiki Jalan saat ini belum Maksimal, apabila ketentuaan sudah ditaati, keluhan masyarakat belum maksimal. Sudah mediasi dengan Tripika kecamatan. Tgl 12 Juni 2019 uji petik selama satu minggu mengeluarkan 15 mobil.

Usai uji petik berakhir ternyata PT hanya menabur material saja, kesabaran masyarakat habis dan puncak kekesalan masyarakat pada tgl 17 malam. Langkah selanjutnya PT mengalikan jalan tebing Patung Ulak Pandan” jelas Camat

Sementara itu Ubit masyarakat Desa Lubuk Betung Merapi Selatan angkat bicara ” Kami perwakilan warga Merapi Selatan merasa geram dengan tingkah PT LPPBJ yang tidak mentaati aturan Undang- undang Perda no 5 tahun 2011 harus membuat jalan khusus, menggangu Masyarakat polusi, kami sudah 3 malam mbolokade jalan dan semalam kami mengadakan yasinan untuk mendoakan orang yang tak punya hati agar supaya terbuka pikirannya, hari ini kami membuat List pendapat masyarakat seluruh Merapi Selatan melintasi Jalan Kabupaten. Kami masyarakat Merapi Selatan menolak PT LPPBJ melalui jalan Kabupaten, kontribusinya tidak jelas bagi kami.

Menanggapi hal tersebut Kades Padang Baru Samro Adi menampik segala tuduhan dari Ubit warga Susukan menurut beliau, warga Desa padang berjumlah 130 Kk, yang merasa tidak puas hanya 10 Kepala keluarga saja. Sedangkan pihak Pemerintah desa sudah menyetujui adanya pelintasan dari PT LPPBJ untuk menambah Income daerah kami, terkait wargnya mengadakan yasinan terhadap PT.LPPBJ itu rekayasa saja” tandas Kades.

Sementara Idiansyah warga Merapi Selatan lainnya, mengatakan “Lebih baik Yasinan daripada anarkis”

Pewarta media ini mencoba menemui pihat PT LPPBJ namun yang bersangkutan tidak ada dilokasi PT tersebut. (Dias)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

MULAK SEBINGKAI - Jumat, 13-Desember-2019 - 21:44

CAMAT MULAK SEBINGKAI KUKUHKAN DUTA CEGAH STUNTING

selengkapnya..

LAHAT DALAM POTRET

KIKIM TIMUR - Jumat, 13-Desember-2019 - 18:45

SMA NEGERI 1 KIKIM TIMUR ADAKAN CLASS METTING

selengkapnya..

LAHAT - Kamis, 12-Desember-2019 - 23:58

Warga Kota Agung Di Terkam Harimau

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Kamis, 12-Desember-2019 - 15:16

ULAR PHYTON RESAHKAN WARGA CEMPAKA SAKTI

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater