MUSIM LIBURAN, KENDARAAN MENUJU PAGAR ALAM MULAI RAMAI

Kamis, 27-Desember-2018, 20:18


TANJUNG TEBAT – Memanfaatkan masa libur akhir tahun, warga mulai memnfaatkannya untuk mengunjungi sejumlah objek wisata. Imbasnya jalan-jalan menuju lokasi tersebut mulai ramai oleh kendaraan.

Keramaian ini mulai terjadi di ruas Lahat Pagar Alam via Tanjung Tebat, beberapa kendaraan berplat polisi luar Lahat terlihat melintas.

Tak jarang mereka berkonvoi terdiri atas 3 hingga 5 kendaraan, yang paling banyak melalui ruas jalan negara tersebut adalah sepeda motor. Mengingat Pagar Alam adalah salah satu lokasi favorit untuk berwisata.

Karena selain dekat dengan sejumlah wilayah, Kota yang populer dengan sebutan Besemah ini memang memiliki daya tarik sendiri.

Warga yang sedang melakukan perjalanan sering berhenti disejumlah titik. Ditambah saat ini daerah Lahat dan jalur ini sedang masuk musim Durian.

Sehingga disepanjang jalan,  pelintas akan menemui pedagang musiman menggelar lapak mereka. Situasi ini yang juga menjadi pertimbangan warga untuk sengaja mengambil jalur tersebut.

Walau alternatif jalan menuju Pagar Alam juga bisa melalui Gumay Ulu dengan mengambil jalur kanan usai gapura kota Lahat di Muara Siban.

Menurut Roby, mahasiswa salah satu universitas di Palembang menerangkan, dia bersama rekan-rekan satu fakultas akan melakukan liburan di kota Pagar Alam.

“Rencana awal mau naik ke puncak tapu karena ada pemberitahuan bahwa pendakian ditutup kita akan mengalikan kegiatan dengan outbond,” terangnya, Kamis (27/12).

Saat ditanya kenapa memilih jalur ini? Dia mengungkapkan bahwa mereka sudah paham dengan jalannya, sedangkan bila mengambil jalur Gumay banyak rekanya yang kurang paham.

“Daripada nanti ada sesuatu, enak kita ambil jalur biasa, selain karena beberapa rekan kita adalah perempuan. Kalau jalur ini enak mas, ramai serta jalannya bagus,” ungkapnya.

Sampai sore hari, ramainya kendaraan masih terasa, bahkan beberapa titik yang dilakukan perbaikan oleh pihak kontraktor jalan, terpantau panjangnya antrian kendaraan. Hanya jenis kendaraan yang melintas memang masih didominasi oleh kendaraanp pribadi.

Catatan kecil dijalur ini adalah jauhnya jarang kantor polisi diwilayah hukum Polres Lahat. Hal ini tentu agak merepotkan bila ada kejadian tak diingin dan warga ingin melapor.

Seperti diketahui, Polsek terdekat lepas dari kota Lahat adalah Polsek Pulau Pinang di desa Jati, kemudian berjalan lebih dari 20 km di Pospol Terkul, dan Polsek Dempo Selatan wilayah Pagar Alam.

Warga berharap keramaian tahunan seperti ini tentu harus dibackup oleh pihak terkait, paling tidak ada program patroli bersama secara berkala. Sebab kantor polisi diwilayah jalur ini berjauhan.

“Sebagai pengguna jalur ini, kami berharap ada penambahan Polsek, yang paling bisa diajukan adalah wilayah kecamatan Tanjung Tebat. Karena lepas wilayah Pulau Pinang Polisi terdekat harus ditempuk dengan jarang belasan kilometer jaraknya,” sampai Rois, warga Lampung yang akan pulang ke kampung halamannya di Tanjung Sakti.

Keramaian kendaraan diperkirakan akan terus terjadi hingga akhir masa liburan tahun 2018.

(Indi)

 

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

KIKIM TIMUR - Kamis, 12-Desember-2019 - 15:16

ULAR PHYTON RESAHKAN WARGA CEMPAKA SAKTI

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Kamis, 12-Desember-2019 - 09:47

SD MUTIARA PT. LONSUM GELAR UJIAN.

selengkapnya..

LAHAT - Rabu, 11-Desember-2019 - 21:01

LINGGAR JAYA GELAR MUSDES

selengkapnya..

KIKIM SELATAN - Rabu, 11-Desember-2019 - 19:06

TEBAS BAYANG JALAN BERSAMA MASYARAKAT NANJUNGAN

selengkapnya..

SUKA MERINDU - Selasa, 10-Desember-2019 - 19:58

PANEN PADI DI SUKAMERINDU DAN PAJARBULAN STABIL

selengkapnya..

KIKIM TIMUR - Selasa, 10-Desember-2019 - 18:51

Mushlih Abdullah Siap Dukung Program Herman Deru

selengkapnya..

PULAU PINANG - Selasa, 10-Desember-2019 - 18:50

Minta Akses Menuju Curup Panjang di Buat Tangga

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater