CAMAT MERAPI BARAT MEDIASI WARGA GUNUNG AGUNG

Tuesday, 18-September-2018, 20:30


MERAPI – Kurang lebih dua tahun kasus dugaan pencemaran yang melibatkan PT.Muara Alam Sejahtera (PT.MAS) dengan warga gunung agung ternyata belum menemukan titik terang, Pantauan kontributor www.lahatonline.com hari ini Selasa 18/9/2018 bertempat di kantor Camat Merapi Barat diadakan mediasi susulan terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut, selasa (18/9).

Mediasi tersebut langsung dipimpin oleh Camat Merapi Barat Eti Listiani,SP.MM, unsur Tripika kecamatan, pimpinan PT.MAS, aktivis lingkungan dan warga gunung agung.

Dalam sambutannya Camat Merapi Barat Eti Listiani,SP.MM menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua pihak pada acara mediasi ini”kami pemerintah kecamatan hari ini menjadi fasilitator, harapan kami masalah ini dapat diselesaikan dengan baik,sudah menjadi kewajiban kami menampung semua aspirasi masyarakat”tutur Bu Eti yang terkenal sopan dan tegas ini”.

Sementara itu Miguansyah yang merupakan ketua DPP FMPL yang sekaligus merupakan penyambung lidah warga gunung agung (Kel Hamardin red.,) menyampaikan dalam sambutannya bahwa sangat berterima kasih kepada Bu Camat yang sudah memfasilitasi acara mediasi hari ini,ditambahkannya bahwa masalah dugaan pencemaran ini hampir lebih 2 tahun dan mudah mudahan hari ini ada keputusan”permohonan kerugian atas dugaan pencemaran lingkungan yang di duga berasal dari stok pile PT.MAS ini sudah banyak melibatkan para pihak,jadi mohon kepada pihak PT.MAS bisa mempertimbangkan” tuturnya”.

Bersamaan pihak PT.MAS yang disampaikan Syahrul Zarnubi menuturkan ucapan terima kasih nya kepada pihak kecamatan yang sudah memfasilitasi permasalahan dugaan pencemaran ini.Lanjut Ia bahwa PT.MAS sangat mengedepankan lingkungan yang bersih,nyaman dan menghormati kearifan lokal yang ada”tuturnya”.

Lebih lanjut, Syahrul Zarnubi yang terkenal bijaksana ini menambahkan bahwa PT.MAS siap bertanggung jawab apabila benar PT.MAS melanggar aturan yang ada PT.MAS selalu siap untuk bertanggung jawab tentunya harus berdasar.

Ditempat yang sama HSE PT.MAS Heri menambahkan bahwa memang benar telah ditemukan zat Mercuri namun bukan di KPL PT.MAS melainkan disawah warga, bahkan zat Mercuri juga ditemukan di Saluran pembuangan air limbah masyarakat” jelasnya

Rapat mediasi tersebut berakhir dengan tertib dan alot.Dipenghujung acara pihak prusahaan tetap membuka diri agar pihak yang dirugikan agar dapat membuat permohonan ajuan kerugian dengan membuat proposal bantuan.
(Miguk-Lo)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG

KOTA AGUNG - Monday, 28-November-2022 - 19:53

selengkapnya..

GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater