KAMMI GELAR AKSI DAMAI DAN HANTARKAN KARANGAN BUNGA KEMATIAN DEMOKRASI DI KABUPATEN LAHAT

Jumat, 29-Juni-2018, 14:54


LAHAT – Hari ini, Jumat (29/06) para aktivis yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lahat untuk menyampaikan aspirasi dan himpunan maklumat mereka.

Kedatangan KAMMI juga sembari membawa satu karangan bunga yang bertuliskan ‘Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Demokrasi di Kabupaten Lahat’.

Dalam orasinya salah satu aktivis KAMMI, Edo Hendra Kusuma menyampaikan bahwa beberapa kejadian buruk yang terjadi dalam prosesi Pilkada Lahat adalah cerminan meninggalnya demokrasi di Kabupaten Lahat.

“Terendusnya indikasi money politik serta adanya persekusi yang terjadi di Kabupaten Lahat adalah integritas buruk penyelenggaraan pilkada di Kabupaten Lahat. Kami sebagai mahasiswa tidak akan tinggal diam dengan adanya kejadian ini dan akan terus menuntut agar KPU mengusut tuntas semua yang sudah terjadi dan mencoreng Kabupaten Lahat,” ujar Edo Hendra Kusuma.

Sementara itu Ketua KAMMI, Amin Hamzah, menyuarakan maklumat KAMMI:
1. Mendukung KPU dan Panwaslu untuk mengusut tuntas terkait adanya indikasi money politik di proses pilkada serentak di Kabupaten Lahat.
2. Mendukung pihak Polres Lahat untuk menegakkan supremasi hukum terkait adanya indikasi pelanggaran dalam proses pilkada serentak di Kabupaten Lahat.
3. Mendesak pemerintah Kabupaten Lahat untuk segera mengambil tindakan preventif guna mencegah terjadinya konflik sosial.
4. Menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, santun, dan menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwenang.

Dalam aksi yang juga dihadiri Ketua Umum Bikers Serelo Comunity Lahat (BSCL) Ichsan Andrian ini, para peserta aksi juga menyindir pihak KPU dengan me-lak ban mulut mereka.

Saat perwakilan pihak KPUD ingin berdialog dengan peserta aksi, pihak KAMMI menolak dengan menegaskan mereka hanya ingin bertemu langsung dengan ketua KPUD Lahat, Samsurizal Nusir.

Tak lama berselang Ketua KPUD Lahat menemui peserta aksi dan menerima karangan bunga serta mengajak peserta aksi untuk berdialog langsung di salah satu ruangan di Kantor KPUD.

Dalam pertemuan mereka, Samsurizal Nusir mengungkapkan bahwa pihak KPUD Lahat sudah memproses segala masukan sesuai aturan yang berlaku.

Pihak KAMMI melalui Edo Hendra Kusuma memberikan desakan agar KPUD harus mengeluarkan statement dan konfrensi pers untuk menjaga kondusifitas dan agar tidak terjadi gejolak lebih besar di Kabupaten Lahat.

“Kenapa belum ada statement dan pers confrence, karena ranahnya masih dalam proses pihak Panwaslu. Yang pasti sudah kami jadwalkan untuk konfrensi pers. Tinggal menunggu waktu saja. Kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Lahat dan pihak kepolisian serta awak media,” jawab Samsurizal Nusir.

Di penghujung pertemuan pihak KAMMI kembali menegaskan untuk menunggu janji KPUD dan jika tidak terealisasi mereka akan kembali datang dengan massa yang lebih banyak lagi.

(Aan LO)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater