ISI

H-2 LEBARAN, PERMINTAAN AYAM NEGERI MELONJAK

13-Jun-2018, 23:41


LAHAT – Hari Raya Idul Fitri 1439 H atau lebaran tinggal hanya menghitung hari tepatnya dua hari lagi. Segala persiapan dilakukan oleh para ibu rumah tangga atau istri untuk menyambut hari kemenangan umat muslim seperti membuat kue, berbelanja pakaian sampai membeli daging sapi maupun ayam yang akan dikelola menjadi makanan enak pada hari raya idul fitri nanti. (Rabu, 13 Juni 2018)

BACA : http://lahatonline.com/158378-di-usia-4-tahun-www-lahatonline-com-hadirkan-notifikasi-berita.html

BACA : http://lahatonline.com/158425-guslan-hanya-satu-yang-ku-suka-dengan-program-bursah-zarnubi-yang-lain-tidak.html

BACA : http://lahatonline.com/158511-bursah-zarnubi-kesehatan-setara-itu-tidak-membedakan-pelayanan.html

BACA : http://lahatonline.com/158514-bursah-parhan-tidak-ada-siswa-putus-sekolah.html

BACA : http://lahatonline.com/158021-subardi-besaran-apbd-dan-janji-politik-calon-kepala-daerah.html

Permintaan akan daging ayam semakin melonjak menjelang lebaran, ini dirasakan oleh para pedagang ayam negeri dan ayam potong di Kabupaten Lahat. Terutama ayam negeri, yang memang menjadi jenis ayam favorit pada setiap hajatan maupun lebaran.

Menurut Rusli, salah seorang pedagang ayam negeri di Pasar Lematang Lahat mengatakan bahwa permintaan konsumen akan ayam negeri semakin bertambah. Ayam negeri saat ini berkisar pada harga Rp.45.000 sampai Rp.50.000, pada harga tersebut lonjakan pembeli ayam negeri masih meningkat.

“Lah nak lebaran ni banyak masyarakat Lahat ni nak bebelian ayam negeri jadi kami sediekah banyak stok, kadang stok sehari tu abis. Kali harge sekitar Rp.45.000 sampai Rp.50.000. Ini jadi berkah pulo untuk kami pedagang ayam negeri samo ayam potong ni, banyak yang nak beli untuk sayur lebaran, ado jugo yang nak bikin bakso ayam” jelas Rusli.

Sementara itu, menurut Yani, salah satu pembeli ayam negeri di pasar Lematang mengatakan “Mumpung masih banyak yang jualan ayak negeri, takutnyo gek lah susah nyarinyo, apo lagi kalo lah tinggal dikit yang jualan, biasonyo hargonyo lebih mahal. Kalo aku untuk buat bakso samo untuk sayur kak. Kami mintak potongke dengan mamang yang jualan tulah, jadi di rumah tinggal potong kecik-kecik” ujarnya.

(Masdoel LO)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

BURSAH PARHAN BAGI TAKJIL

  • BURSAH PARHAN BAGI TAKJIL

LAGU LAHAT

  • LAGU LAHAT