Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Download Aplikasi

BEBAN BERAT JEMBATAN ENDIKAT

Penyanggah Menggunakan Sling Bagian Badan Jembatan

Minggu, 20-Mei-2018, 12:58


TANJUNG NIBUNG – Pasca kerusakan setahun terakhir, jembatan Endikat yang berada diperbatasan Lahat Pagar Alam kian berat. Pasalnya bagian badan jembatan yang mengalami kerusakan tak sanggup menahan beban besar yang melintasinya.

Berulang kali dilakukan perbaikan, tetap saja tak mengurangi kerusakan yang ada. Walau secara teknis lantai sementara yang dibuatkan hanya untuk beban 5 ton saja, sedangkan tonase kendaraan yang melintas tak lagi menyesuaikan beban maksimalnya.

Dari pantauan pewarta, Minggu (20/5), antrian kendaraan yang akan melintas terlihat cukup panjang, yang paling banyak adalah kendaraaan yang berada diarah Pagar Alam. Untuk melintas kendaraan harus dipandu oleh warga dan petugas dari Balai Jalan dan Jembatan Sumsel.

Saat ditanya target perbaikan,
Pejabat Penanggungjawab Kegiatan (PPK) proyek, Zulkarnain menerangkan, untuk saat ini mereka hanya melakukan perbaikan terkaitan dengan akses mobilitas warga.

“Jalan ini adalah jalan negara, jadi tak mudah untuk dilakukan penutupan, sementara dipihak lain kerusakan harus menjadi prioritas kita.

Kalau menilai kerusakan, tentu telah banyak dikeluhkan. Hanya kalau saat ini kita berusaha melakukan penanggulangan,” terang Zulkarnain.

Selain melakukan perbaikan bagian lantai, pihaknya juga saat ini melakukan tambahan penyanggah dengan pemasangan besi yang akan dibantu sling baja. Hal ini berfungsi sebagai salah satu peredam kejut dan goncangan saat jembatan dilintasi.

“Untuk perbaikan total, insya Allah akan kita lakukan pada bulan Juli nanti. Akses ini akan ditutup total, kalau tak ada rintangan target 2 bulan proyek ini selesai,” katanya lagi.

Sementara di pihak pengguna jalan, masyarakat masih menganggap kondisi sangat mengganggu. Ketika akan melintas kendaraan harus bergantian, butuh waktu 15 hingga 30 menit.

“Kalau ramai, bisa lama untuk dapat menyeberang. Ada waktu tertentu bisa sampai berjam-jam, tentu hal ini mempertimbangkan kondisi jembatan tersebut.

Untungnya saat ini warga masih di ada yang berjaga untuk membantu, hanya kalau memungkinkan, mohon dibuat posko terpadu. Jangan lagi ada kesan secara kewilayaan saling mengandalkan,” ujar Budiman, salah satu warga Pagar Alam.

Lanjut Budiman, masyarakat butuh kejelasan perbaikan dan solusi bila aksesnya ditutup. Alternatif jalan mana yang akan dipakai agar mobilitas masyarakat tak terkendala.

Info yang didapat, perbaikan badan jembatan akan diusahakan dapat dipergunakan untuk kedua sisinya. Situasi ini sebagai antisipasi jalur mudik 2018 nanti. (Indi)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI
TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

KIKIM TIMUR - Jumat, 03-April-2020 - 19:45

Warga Minta Bupati Copot Kades Karang Endah

selengkapnya..

Jumlah Pengunjung

dgGEREg

Investigasi

Berita Sebelumnya

PanCe

Siape & Tuape

Jajak Pendapat

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater