POLRES LAHAT “KEJAR” KESAKSIAN PENGEROYOKAN POLISI  

Wednesday, 2-May-2018, 15:07


BANDAR JAYA – Kasus pengeroyokan terduga enam anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Empat Lawang terhadap anggota Kepolisian Resort (Polres) Lahat, Brigadir Heri Susanto berdinas di Polsek Kikim Timur terus diproses hukum SatReskrim Polres Lahat.
 
Hal itu diungkapkan Kapolres Lahat, AKBP. Roby Adi Karya. SIK saat dihubungi lahatonline.com tadi pagi (2/5) melalui Kepala Satuan (Kasat) Reskrim AKP. Ginanjar Ali Sukmana. SIK.
 
Ditambahkan Ginanjar, saat ini pihaknya terus intensif periksa saksi-saksi saat kejadian yang mengakibatkan Brigadir Heri Susanto mengalami luka memar di bagian muka dan kepala pada minggu dini hari (22/4) di salah satu kafe di Lahat, ketika itu BNN Empat Lawang melakukan razia dalam rangka penertiban dan pemberantasan narkoba.
 
Ginanjar menjelaskan, kronologis kejadian bermula saat petugas BNN Empat Lawang dipimpin oleh AKBP. Amancik melakukan razia dan pemeriksaan identitas sekaligus melakukan tes urine kepada para pengunjung kafe. Dan, saat itu Brigadir Heri Susanto juga ikut diperiksa.
 
Saat pemeriksaan berlangsung, Brigadir Heri Susanto menunjukan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri dan kooperatif, bahkan dia sempat mengatakan kepada anggota BNN Empat Lawang bahwa dirinya merupakan anggota polisi yang sedang dalam tugas. Akan tetapi, tetap dilakukan pemeriksaan serta tes urine oleh pihak BNN Empat Lawang terhadap anggota Polsek Kikim Timur tersebut.
 
“Saat dilakukan tes urine terhadap Brigadir Heri Susanto, didapatkan hasil negatif dan bersih dari narkoba. Setelah itu terjadi selisih paham antara Brigadir Heri Susanto dengan oknum anggota BNN Empat Lawang, sehingga akibat dari selisih paham itu Brigadir Heri Susanto diduga dikeroyok oleh oknum anggota BNN Empat Lawang yang berjumlah 6 orang,” ujar Ginanjar
 
Tidak terima dengan perlakuan tersebut, Brigadir Heri Susanto akhirnya melapor ke Sat Reskrim Polres Lahat serta melakukan visum. Hasil visum diketahui Brigadir Heri Susanto mengalami luka memar pada mata bagian kiri dan kanan serta bibir.
 
Lebih lanjut, Ginanjar menguraikan, pihaknya tak menunggu waktu lama (24/4) langsung memeriksa pemilik kafe tempat kejadian bernama Rahmat sebagai saksi. Usai diperiksa, Rahmat membenarkan kejadian tersebut terjadi di kafe miliknya, bahkan dia melihat ada aksi pemukulan dan pengeroyokan tersebut.
 
“Saat ini kami masih malakukan pemeriksaan dan pendalaman kepada beberapa saksi, aksi pemukulan tersebut benar dan sudah ada LP nya beserta hasil visum dari Rumah Sakit,” pungkasnya.
 
Terpisah, Kepala BNN Kabupaten Empat Lawang AKBP Amancik saat dikonfirmasi wartawan melalui via handphone wartawan belum lama ini (25/4) terkait dugaan aksi pengeroyokan dan pemukulan korban mengatakan, bukan anggota BNN Empat Lawang yang melakukan pemukulan korban, tapi oknum. (DAFRI.FR)

donasi relawan lahatonline.com
Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

LAHAT DALAM POTRET

LAHAT
MERAPI TIMUR - MERAPI BARAT - MERAPI SELATAN
LAHAT SELATAN - GUMAY ULU - PULAU PINANG - PAGAR GUNUNG - TANJUNG TEBAT - KOTA AGUNG - MULAK ULU - MULAK SEBINGKAI

KOTA AGUNG - Monday, 28-November-2022 - 19:53

selengkapnya..

TANJUNG SAKTI PUMI - PUMU - JARAI - PAJAR BULAN - SUKA MERINDU - MUARA PAYANG
GUMAY TALANG - PSEKSU - KIKIM TIMUR - KIKIM SELATAN - KIKIM BARAT - KIKIM TENGAH

Nak Keruan Gale

Seni Budaya

Wisata

Almamater