ISI

TAK SEPAKAT MEDIASI, KASUS PT. ARTA PRIGEL TERUS DISIDANGKAN

12-Mar-2018, 22:30


BANDAR JAYA – Ketua Majelis Hakim, Agus Pancara. SH saat persidangan gugatan perbuatan melawan hukum (Onrechtsmatige daad, red) yang digelar pagi tadi (12/3) di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Lahat menegaskan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 bahwa setiap perkara perdata di Pengadilan Negeri, pihak penggugat dan tergugat wajib dimediasi.

Agus Pancara. SH yang didampingi Hakim Anggota 1 Saiful Brow. SH dan Hakim Anggota 2 Mahartha Noerdiansyah. SH memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk sepakat mediasi.

BACA DULU BIAR NYAMBUNG: http://lahatonline.com/147257-diduga-rampas-hak-pt-arta-prigel-diseret-ke-pengadilan.html

Pihak Penggugat, Dahlian selaku warga pemilik lahan didampingi pengacara Firnanda. SH. CLA dan Pihak tergugat PT.
Arta Prigel menghadirkan pemegang Kuasa Direksi, Yulius. SH dan H. Maringan Siregar. SH,

Pemerintah Kabupaten Lahat mengutus pengacara Anisa Maryani. SH dan Zulfajri. SH serta Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Lahat memerintahkan Kepala Seksi (Kasi) Sengketa, Junardi. SH.

Berjalannya sidang memberikan kesepakatan antara penggugat dan tergugat untuk dimediasi oleh Hakim Mediasi, Shelly Noveriyati. SH dari Pengadilan Negeri Kelas II A Lahat.

Selang waktu yang tak lama setelah sidang ditutup oleh Ketua Majelis Hakim, pihak penggugat dan tergugat diiringi Hakim Mediasi memasuki ruang khusus sidang mediasi yang letaknya tak jauh dari ruang sidang utama PN Lahat.

Sidang mediasi itu tertutup untuk diliput wartawan, namun alotnya mediasi tampak jelas dari pintu kaca ruangan khusus mediasi hingga setelah lebih dari satu jam tampak kedua belah pihak dan Hakim Mediasi meninggalkan ruangan.

Pengacara Firnanda. SH. CLA saat lahatonline.com konfirmasi hasil sidang mediasi mengaku lega atas keputusan gagalnya mediasi pada sidang tersebut. Firnanda beralasan untuk sidang berikutnya bisa membeberkan semua bukti yang ada dan lebih fokus membela warga yang diduga keras lahanya diserobot oleh PT. Arta Prigel.

Sementara, pemegang Kuasa Direksi PT. Arta Prigel, Yulius. SH ketika ditanyai lahatonline.com menerangkan bahwa kedepannya sidang terus berlanjut, karena sidang mediasi tadi tidak menemui kesepakatan bersama.

Kepala Bagian Hukum Setda Lahat Abi Syahmora. SH. MT disela-sela sidang mengungkapkan peran Pemerintah Kabupaten Lahat ketika adanya permasalahan warga dan pihak PT. Arta Prigel belasan tahun yang lalu hanyalah sebatas penengah guna menacari kesepakatan bersama.

Terpisah Kepala Seksi Sengketa BPN Lahat, Junardi. SH kepada lahatonline mengaku siap mengikuti sidang-sidang berikutnya tentang gugatan warga ke PT. Arta Prigel. Tentunya, kesiapan itu juga menyangkut berbagai berkas arsip yang nantinya dibutuhkan saat sidang. (Dafri. FR)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

  • HOTEL / PENGINAPAN / KOST 17-Jun-2018, 08:30

    BSD KOST “KHUSUS KARYAWAN”

    PENGHIJAUAN - BSD KOST, terletak di jalan Sofyan Kasim (jln Penghijauan II) no 850

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

BURSAH PARHAN BAGI TAKJIL

  • BURSAH PARHAN BAGI TAKJIL

LAGU LAHAT

  • LAGU LAHAT