ISI

MASYARAKAT HARAPKAN BUPATI BARU UNTUK STABILKAN HARGA KARET

14-Feb-2018, 08:20


PADURAKSA – Meskipun kondisi harga karet menurun tetapi masyarakat masih banyak menjualkan hasil karet dikarna kondisi ekonomi masyarakat kebanyakan bergantung pada hasil karet sendiri.

Salah satu petani karet Ujang( 30) tahun Menuturkan bahwa kebutuhan sehari hari yang selalu meningkat membuat masyarakat mau tidak mau hanya tergantung pada hasil karet, tidak hanya itu mayoritas masyarakat kikim Timur kebanyakan petani karet dan sawit, dengan harga yang semakin lama kian menurun ini membuat petani karet terasa tercekik karena harga yang terus anjlok.

” sebagai petani karet kami hanya berkeinginan supaya harga karet ini stabil dan sesuai dengan kebutuhan yang harus dipenuhi, harga karet yang hanya di patok dengan harga Rp 7000 per kg itu mebuat kebutuhan yang harus dipenuhi tidak cukup belum bayar cicilan keredit, belum untuk anak sekolah dan kebutuhan lainnya” katanya Pada lahatOnline Rabu (14/2)

Lanjutnya untuk itu sekiranya pemimpin Lahat nantinya harus peka terhadap apa yang terjadi didalam masyarakat ini, tidak banyak yang masyarakat inginkan tetapi apa yang menjadi pemasukan bagi masyarakat harus diseimbangkan seperti harga karet ini, harus sesuai dengan stndar kebutuhan masyarakat banyak. Terangnya.

Sementara itu salah satu toke andi (43) tahun mengatakan bahwa kondisi karet yang tidak stabil ini membuat masyarakat juga lesu untuk menghasilkan hasil karet yang berkuakitas, dan juga kebanyakan masyarakat yang menengah keatas yang mepunyai kebun karet enggan untuk menggarap hasil karet, masyarakat separuhnya banyak mengumpulkan sendiri hasil karetnya dan langsung menjual ke pabrik dan dengan harga sesuai ukuran pabrik tersebut.

” kita sebagai toke ini terkadang banyak mengalami kerugian salah satunya hasil karet yang dibeli mengalami penyusutan yang lumayan banyak setelah sampai ke pabrik, dan ada juga hasil karet masyarakat ada juga banyak terdapat tatal atau kotoran yang membuat harga karet menurun dan kualitas karet diragukan, tetapi apabila harga karet naik masyarakat banyak berbindong menjual hasil karet mereka tapi kalau saat ini tidak banyak” pangkasnya (Darman)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT