ISI

AKSI BURUH MERAPI TIMUR SERBU KANTOR DPRD LAHAT

13-Feb-2018, 22:29


LAHAT – Pada hari Selasa, 13 Februari 2018 Sekira 09.00 WIB Di Desa Lebuy Bandung Kecamatan Merapi Timur kabupaten Lahat telah berlangsung Aksi demo PT SDR Lebuy bandung Aksi masa melaksanakan  Long march dari Desa Lebuy bandung menuju ke kantor DPRD kab lahat

Massa di Ketuai oleh serikat buruh Sdr Herwinsya, membawa lebih kurang 50 orang karyawan PT SDR, PT  MUM, PT SNEC, PLTU Banjarsari dan Gabungan serikat buruh.

Saat pantauan awak media, Terlihat Massa datang menggunakan Kendaran roda  Dua  sebanyak 37 unit dan kendaran a sebanyak satu unit, dengan jumlah masa sebanyak kurang lebih 55 orang. Sekira jam 09.30 Wib  masa  aksi demo Tiba di Lahat pemda lahat.

Adapun tuntutan buruh pada aksi demo tersebut yaitu pemutusan hubungan kerja terhadap anggota SPSI dan dikeluarkan surat peringatan terhadap ketua PKS BSI PT SDR dan anggota-anggota sbsi oleh pengusaha adalah tindakan-tindakan kejahatan di bidang ketenagakerjaan yang pelakunya diancam sampai 5 tahun penjara.

penyerahan-penyerahan pekerjaan posisi driver atau sopir kepada perusahaan outsourcing adalah pelanggaran terhadap undang-undang Perhubungan perubahan karena yang bisa di outsourcing berdasarkan peraturan menteri nomor 19 tahun 2002 hanya untuk kegiatan jasa penunjang.

pembuatan peraturan perusahaan PT oleh PT SDR terhadap tanpa meminta saran koma pertimbangan dan tidak adanya perwakilan dari serikat buruh adalah tindakan Arogan dan tidak menghargai organisasi sbsi di perusahaan

Sedangkan pengusaha yang memberikan ganti rugi 60% kepada karyawan yang mengalami kecelakaan kerja adalah tindakan yang bertentangan dengan Hukum Ketenagakerjaan.

Menurutnya herwinsyah mengatakan bahwa Dinas Tenaga Kerja telah mengeluarkan acuan agar perusahaan mengetahui undang-undang Ketenagakerjaan namun disinyalir seolah-olah hukum perusahaan sampai hari ini tidak mau melaksanakan aturan dari kepala dinas tenaga kerja.

“Untuk itu kami meminta kepada DPRD Kabupaten Lahat.
1)-mendesak PT SDR segera melaksanakan ujian dinas tenaga kerja Kabupaten Lahat strip 1 mempekerjakan Kembali anggota FPI yang di PHK sepihak dan membayar upah selama proses PHK.

2)-mendesak PT SDR menghapuskan potongan 60% upah karyawan Apabila terjadi kecelakaan kerja dan mengembalikan gaji yang telah dipotong.

3)-membatalkan surat peringatan SP terhadap ketua PT sbsi dan anggota SPSI kepada PP yang dibuat bertentangan dengan hukum.

4)-cabut izin operasional perusahaan outsourcing di PT SDN

5)- ganti salah satu pejabat dari jabatan pt saudara karena sangat arogan sehingga hubungan sbsi dan perusahaan jadi tidak harmonis”. Ujarnya.

Sementara itu yanto salah satu petugas sat pol pp saat di tanya maksud dan tujuan Aksi Demo buruh tersebut mengatakan bahwa yang Dilakukan Pihak SBSI hanya menutut upah  kerja dengan  pihak perusahan karna upah tersebut  tidak sesuai dengan upah  UMP ketenaga kerjaan, dan disini dirinya hanya berharap supaya pihak terkait supaya mengusut tuntas permasalah ini”. Pungkasnya. (ALI/PRZR).

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT