ISI

NURPIDA GELAR DISKUSI SELURUH KEPALA SMA LAHAT

Membahas persoalan percepatan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di tingkat SMA Kabupaten Lahat

13-Feb-2018, 15:16


TANJUNG PAYANG – Strategi dan catatan capaian penyaluran dana PIP SMA bukan hanya melibatkan perhatian serius dinas pusat dan daerah, tapi juga bank yang ditunjuk sebagai penyalur, dalam hal ini BNI. Transparansi penyaluran dan strategi-strategi ke depan penting didiskusikan bersama, semata demi tercapainya tujuan utama dari PIP, yaitu tepat sasaran dan tepat guna.

Hadir sebagai narasumber dari Direktur Pembinaan SMA pusat Nurpida, Kepala Cabang BNI Lahat Ali, seluruh Kepala Sekolah dan operator. Dalam diskusi capaian kinerja PIP SMA, di ruang pertemuan SMAN 4 Lahat, Selasa (13/2/18).

Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pertemuan itu membahas persoalan percepatan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di tingkat SMA di Kabupaten Lahat.

“Pokok pembahasan pertemuan ini adalah membahas persoalan percepatan pencairan PIP supaya siswa dapat cepat mencairkan dana bantuan PIP,” ujar Direktur Pembinaan SMA pusat, Nurpida.

Dia menjelaskan siswa penerima PIP secepatnya akan segera menerima dananya dengan proses pencairan melalui bank yang sudah ditunjuk yaitu Bank Negara Indonesia (BNI) untuk siswa SMA. “Dikesempatan ini juga dengan masih adanya terlambat pencairan dana PIP untuk tingkat SMA maka kami mohon pihak sekolah dapat menyimak apa saja syarat yang harus di lengkapi, agar dana PIP dapat segera dicairkan sehingga siswa dapat menggunakan manfaat dana PIP untuk keperluan sekolah,” tambah dia.

Dalam rakor ini BNI sebagai pihak bank penyalur Ali kepala cabang BNI Lahat memaparkan capaian serapan dana yang telah tersalur hingga febuari ini, untuk syarat pencairan dana PIP pihaknya masih mengikuti aturan dinas.

“Syaratnya adalah membawa surat pengantar dari SMA siswa bersangkutan, yang menyatakan bahwa benar yang akan mencairkan dana PIP itu adalah siswa dari sekolah tersebut,” kata Ali.

Untuk pencairan dana PIP tahun 2017 sampai dengan triwulan ke-3 sudah hampir 100%. Namun, karena dana triwulan terakhir baru akan turun maka berpengaruh terhadap presentasi pencairan dana yang sudah terlaksana. “Untuk itu, agar terlaksananya percepatan pencairan, maka BNI akan terus malakukan koordinasi dengan pihak kementerian dan sekolah,” katanya.

(Mirhan)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

LAGU LAHAT

  • LAGU LAHAT