ISI

JEMUR PADI MANFAATKAN LAHAN TERBUKA

12-Jan-2018, 08:17


PAGAR JATI – Memasuki Pasca musim panen padi, dimana sebelum butiran padi digiling Ke kilang padi untuk menjadi beras, warga masyarakat tiga desa di Kecamatan kikim selatan, Kabupaten Lahat , terlebih dahulu menjemur padi di halaman rumahnya masing masing. Lamanya penjemuran padi itu selama dua sampai tiga hari, tergantung keadaan cuacanya.

Kendati pemandangan seperti ini menunjukkan nuansa pedesaan yang kental, namun warga masyarakat berharap agar pemerintah bisa membuatkan lantai jemur padi tersendiri di desa itu, mengingat proses penjemuran padi yang kini dilakoni warga, dinilai rentan dari gangguan hewan ternak, seperti ayam dan kambing milik warga serta burung.

“Untuk mengantisipasi padi yang dijemur dari gangguan ayam, kambing atau burung, selama penjemurannya, kaum ibu bergantian menjaganya dari pagi hingga siang. Biasanya, siang hari anak-anak sudah pulang sekolah jadi bisa gantian menjaganya,” sebut kepala desa Pagar Jati Sutanto, Jumat(12/1)

Sementara itu salah satu warga desa Pagar Jati Ansuar mengatakan untuk pemasarannya, padi masyarakat ini dijual ke toke atau penggiling kilang padi yang ada di desa setempat, harganya sebesar Rp.8.500 perkilonya atau sekitar Rp. 80.000 perkaleng.

“Kami berharap, kiranya budidaya tanaman padi yang dikelola kebanyakan masyarakat desa yang ada dikikim selatan dan oleh masyarakat lokal ini bisa diberikan program dari pemerintah, seperti bantuan alsintan dan saprodinya, untuk meningkatkan produksi padi petani dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.(darman)

(iklan ini berbayar, Rp.1.000.000/bulan/2tampilan)

(iklan ini berbayar)

(iklan ini berbayar, Rp.1.500.000/bulan/4tampilan)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

LAGU LAHAT

  • LAGU LAHAT