ISI

SDN 7 MERAPI BARAT BELUM 100% DIREHAB

7-Dec-2017, 13:17


NEGERI AGUNG – Guna mensukseskan program Pendidikan, pemerintah secara berkelanjutan selalu memprioritaskan sarana dan prasarana guna menunjang program tersebut, tidak hanya biaya yang di gratiskan namun sarana dan prasaran lainya seperti rehab ruang kelas yang sudah tak layak demi kenyamanan dan keamanan dalam kegiatan belajar mengajar juga tak luput dari perhatian baik Pemerintah Kabupaten maupun pemerintah pusat.

SDN 7 Merapi Barat Misalnya saat ini mendapat bantuan 3 ruang belajar yaitu kelas IV, V, dan VI dengan pelaksanaan rehab yang telah berlangsung selama satu bulan,

Kepala Sekolah Fatmawati. S.Pd yang ditemui di ruangannya mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang di gelontorkan melalui program APBN Tahun Anggaran 2017 direncanakan pengerjaan rehab ruang belajar beserta kantor ini akan selsai dua minggu lagi.

“Mudah mudahan tidak tergesa gesa dan selesai pada waktu yang di rencanakan , rehab yang akan di laksanakan sesuai juklak dan juknis yang telah di tetapkan, sebenarnya pelaksanaan rehab 3 ruang kelas saja akan tetapi karena ruang kantor berdekatan maka ruang guru juga di ikut sertakan perehaban tersebut,” ungkap Fatmawati, Kamis (7/12/17).

Selama ruang kelas di rehab sementara waktu proses kegiatan Blbelajar mengajar (KBM) dilakukan paralel sehingga siswa kelas IV, V, dan VI masuk siang.

Lebih lanjut Fatmawati menjelaskan, adapun bangunan yang di rehab terdiri dari atap seng, plafon, lantai keramik yang sudah berlubang dan sebagian jendela kaca yang sudah pecah. Meski demikian SDN 7 Merapi Barat ini masi memiliki rencana perehaban untuk ruang kelas selanjutnya. Dimana ada tiga ruang kelas yang sudah dimakan usia.

“Kedepan kita berkeinginan merehab 3 ruang kelas yang plafon dan pintunya sudah rusak (Papannya sudah lepas red), terutama perpustakaan yang belum memiliki plafon dan penambahan mobiler yang akan menjadi proritas utama,untuk menutupi itu semua kita berangsur melakukan penambahan kursi sebanyak 50 buah dengan memanfaatkan dana BOS,” terangnya.

“Dengan jumlah Peserta didik cukup banyak masih memerlukan sarana dan prasarana lainya seperti bangku dan kursi belajar mengalami kekurangan, mudah mudahan untuk tahun 2018 semuanya akan segera terwujud,” tukas Mantan kepala SDN 16 Kikim Barat ini.

(Mirhan)

(iklan ini berbayar, Rp.1.000.000/bulan/1tampilan)

(iklan ini berbayar)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

  • LAHAT - 12-Dec-2017, 17:47

    GLS EXPO 2017 RESMI DIBUKA

    LAHAT - Hari ini (12/12/2017) penyelenggaraan Gebyar Literasi Sekolah (GLS) Expo 2017 dari SMP Rujuk

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT