ISI

HARUS BERTARUH NYAWA UNTUK SAMPAI KE DESA BERINGIN JANGGUT

apabila sungai besar terpaksa aktivitas ekonomi warga pandan arang berhenti

14-Nov-2017, 19:01


PANDAN ARANG – Tidak adanya jembatan yang menghubungkan dari Desa padan arang ke beringin jangut dan Keban Jaya yang merupakan desa terakhir di kecamatan Kikim Selatan, dan berbatasan dengan kabupaten empat lawang,terpaksa dilakukan setiap saat dengan menggunakan motor atau mobil untuk menyebarangi sungai pangi. Kondisi tersebut membuat warga menyebrang harus menantang maut untuk sampai kedesa padan arang yang akses jalanya sudah bagus untuk ke kecamatan Kikim Selatan.

Kepala desa Padan Arang Kecamatan Kikim Selatan Alpian Mengatakan Dulunya desa ini terdapat jembatan darurat , namun karena kondisi air besar dan deras aliran sungainya maka jembatan itu terbawa arus dan sampai saat ini belum ada penganti jembatan tersebut padahal hasil masyarakat desa padan arang banyak dihasilkan dari sebarang sungai pangi ini.

“Kami hanya pasrah dengan kondisi ini, dan inilah yang harus kami lakukan setiap harinya menyebrang dengan menggunakan motor yang dirakit atau mengunakan mobil yang sudah dimodipikasi dan apabila sungai besar terpaksa aktivitas ekonomi warga berhenti,”Ujar kepala desa Padan Arang, Selasa (14/11/2017)

Meski demikian selaku pemerintah desa dan penyambung lidah masyarakat tetap berharap agar pemerintah dapat membangun jembatan yang menghubungkan antara Desa padan arang dan beringin jagut Ini dimaksudkan agar akses antara dua desa tersebut dapat dilalui tanpa harus naik melewati aliran sungai.

Salah satu warga desa Padan Arang ardi mengatakan Sehubungan dengan hanya satu-satunya akses yang dapat menghubungkan dua wilayah yang dibatasi dengan sungai pangi ink , warga atau anak sekolah harus bisa selalau menjaga keselamatan karna apabila tidak hati hati motor akan mati dan tergelincir karna tumpukan batu sungai, padahal akses ini selalu dilewati tiap harinya karna tidak ada cara lain, apabila sungai membesar masyarakat tidak bisa kelur desa.
“Kalau tidak cepat, membawa motor atau mobil saat menyembarang sungai maka motor akan terselip dan mesin akan mati untuk harus dipastikan dulu kondisi mesin kedaraan saat melintas, karna aliran sungai yang harus kiya sebarangi sebanyak empat kali”unjarnya (Darman)

(iklan ini berbayar)

(iklan ini berbayar, Rp.1.000.000/bulan/1tampilan)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT