ISI

DUA PELAJAR ‘BENGAL’ DI TANGKAP SAT POL PP LAHAT

11-Sep-2017, 23:23


LAHAT – Perilaku kedua pelajar yang ditangkap oleh personil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Lahat ini, sudah bisa dibilang bukanlah mencerminkan prilaku seorang pelajar, dimana keduanya dijemput berdasarkan laporan dari guru sekolah yý sendiri.

Kepala Dinas Sat Pol Pp dan Damkar Lahat, Hery Alkahfi AP MM didampingu Kepala Bidang (Kabid) Penertiban Umum (Tibum) Abdul Rauf SSTP Msi, melalui Kepala Seksi (Kasi) Operasional Faisal SE menjelaskan, dari laporan guru merekalah dua pelajar ini dijemput paksa, saat asyik nongkrong di dekat salah satu sekolah negeri di Kota Lahat.

” Dari laporan yang disampaikan guru dari sekolah tersebut, perilaku mereka sudah terbilang sangat meresahkan, seperti apabila ditegur oleh salah seorang agar masuk belajar, mereka ini melawan tidak menuruti bahkan dengan melemparkan batu kearah guru tersebut,” ditemui dihalaman Pemkab Lahat, Senin (11/9).

Untuk memberi efek jera, sambung faizal, keduanya diberi sanksi dengan melakukan penghormatan kepada Sang Bendera Merah Putih, selain itu juga ini l sebagai bentuk disiplin kepada siswa bersangkutan, agar tidak mengulangi kesalahan dan prilaku mereka dapat lebih baik lagi..

” Seaat laporan yang masuk ke kita, segera kita respon dengan bergerak cepat kelokasi yang sudah diberikan, sontak saja, saat personil tiba di lokasi, siswa-siswa yang juga saat itu sedang nongkrong berhamburan ketakutan, dan juga di tempat mereka nongkrong kita temui beberapa botol Minuman Keras (Miras), diduga saat nongkrong mereka ini juga minum – minuman,” jelas Faisal.

Tambahnya, pihaknya akan memanggil kedua orang tua siswa ‘Bengal) ini, dan tentunya dari pihak sekolah sendiri. Peran kedua orang tua memang sangat dibutuhkan, selain sekolah sebagai tempat belajar dan guru merupakan wakil orang tua di sekolah

” Dengan memberikan nasehat dan pemahaman kepada siswa – siswa saat dirumah, sangatlah diperlukan dalam membentuk sifat dan perilaku mereka. Semoga dengan efek jera yang kita berikan ini, dapat menjadi peringatan keduanya agar tidak mengulangi semua perbuatannya, terutama melawan guru dan hal – hal lainnya.” pungkasnya. (CEPY – LAHAT)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT