ISI

MENANTI GAS, 1 TRUK SUPLAI LUDES DISERBU

Warga Antri di Pangkalan

28-Aug-2017, 23:01


SUKA RAJA – Jadwal kedatangan suplai gas 3 kg untuk pangkalan Marianto di desa Suka Raja kecamatan Kota Agung membuat puluhan warga sejak pukul 13.00 wib telah berada di sekitar pangkalan.

Hal tersebut sebagai imbas dari terlambatnya suplai gas di pangkalan ini, sebab sudah hampir 2 minggu pasokan ditingkat pangkalan kosong. Mendapati informasih suplai akan datang sontak membuat warga berdatangan disana.

Walau terlambat dari jadwal sebelumnya, terlambat hampir 2 jam lebih warga masih rela menanti salah satu kebutuhan dapur ini. Kebanyakan warga yang antri itu adalah IRT yang memang sangat mebutuhkannya, karena dari beberapa informasi yang ada keberadaan gas Melon ini memang telah mengalami kelangkaan sejak beberapa hari terakhir.

Truck yang membawa supali ini hampir saja langsung diserbu warga, tetapi atas kesigapan sejumlah anggota polisi, akhirnya situasi dapat dikendalikan dan diatur agar masing-masing dapat antri.

Pemilik pangkalan juga harus rela repot untuk mengatur pola antrian ini, setiap warga yang membawa tabung kosong harus didaftarkan dulu agar nanti saat pembagian tak ada aksi serobot dan saling mendahuli.

“Warga memang telah lama menunggu suplai ini, khusu untuk kedatangan kali ini kami memang mengatur hanya melayani penukaran untuk masyarakat umum yang membawa tabung kosong dan belum dapat dibagi untuk dijual ulang.

Maklum ini untuk keperluan sebelum lebaran Idul Adha, kita hanya melayani penukaran 1 tabung untuk satu keluarga. Karena kebiasaan saat stok masuk, pasti saja ada warga yang memohon mendapatkan jumlah lebih,” ujar Marianto, Senin (28/8).

Masih katanya, untuk harga pihak pangkalan tetap menjual HET yang ditetapkan pemerintah. Satu tabung dihargai Rp 18.000,- selain itu warga yang telah didaftarkan sebelumnya bergiliran mendapatkan gas secara bergantian.

“Kelangkaan gas terjadi karena ketidak berimbangan suplai dengan permintaan masyarakat di kecamatan ini, kiriman barang hanya sesuai dengan jumlah stok yang ditetapkan pemerintah sesuai penetapan kuota yang ada.

Beberapa warga dari kecamatan tetangga juga telah meminta agar mereka disisihkan, hanya karena kondisi seperti ini, dengan berat hati kami terpaksa tolak,” katanya lagi.

560 tabung yang datang tak berapa lama telah ludes dibagikan oleh pihak pangkalan, bahkan ada diantara mereka yang mencoba menukar ulang akhirnya harus pulang dengan membawa kembali tabung kosong milik mereka.

“Kata pihak pangkalan ini suplai terakhir sebelum lebaran, nanti akan datang usai lebaran. Untuk masa lebaran ini kita terpaksa berhemat dengan pemakian gas 3 kg, sebab belum tentu mendapatkan suplai dengan cepat.

Kami berharap pihak pemerintah lebih paham dengan kondisi ini, selebihnya ternyata masih banyak warga yang mampu masih berharap mendapatkan gas bersubsidi dari agen. Walau sebenarnya mereka telah punya pilihan dengan gas ukuran 5,5 kg,” tutur Wardi salah satu warga yang ditemui disekitar pangkalan. (Indi)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

  • LAHAT - 16-Oct-2017, 21:27

    DPC PKB LAHAT DAFTAR KE KPUD

    LAHAT - Tepat pada pukul 20.00 WIB ketua DPC PKB Kabupaten Lahat diiringi oleh sekretaris, anggota D

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT

LAGU LAHAT

  • LAGU LAHAT