ISI

ULAK PANDAN INI SAATNYA DAMAI DESA KU DAMAI NEGERI KU

17-Aug-2017, 18:07


ULAK PANDAN – Lomba pukul bantal yang diperlombakan di hari ulant tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang tinggal di Jalan Lintas Sumatera, Desa Ulak Pandan, Kecamatan Merapi Barat.

Seperti yang terlihat siang ini,‎ Kamis (17/08/2017) sejumlah warga berkerumun di sisi kiri dan kanan kolam terdapat di lapangan Desa Kedaton Ulak Pandan itu. Mereka dengan antusias menyaksikan keseruan lomba dan ikut memberi dukungan kepada salah satu peserta.

Kebanyakan peserta diikuti dari anak-anak, kaum ibu-ibu, bapak-bapak dan remaja. Yang menarik jadi tontonan dari lomba ini adalah setiap peserta beradu pukul menggunakan bantal ke tubuh lawan.

Ibu-ibu saling beradu pukul lawan menggunakan bantal, disaksikan langsung warga dan Kepala Desa Ulak Susiawan Rama bersama ketua BPD.

Mereka bertanding di atas sebilah pohon pinang yang dipasang melintang di atas permukaan kolam buatan. Peserta yang berhasil menjatuhkan lawannya ke air kolam, maka akan tampil sebagai pemenang.‎ Teriakan dari penonton pun terdengar ketika peserta mulai saling memukul bantal.

Ketua Karang Taruna, Nopriadi menjelaskan, lomba rutin dilaksanakan warga Desa Ulak Pandan setiap merayakan Hari Kemerdekaan RI sekalgus Hari Ulang Tahun Kepala Desa Susisawan Rama Ke-36 tahun. “Pertandingan ini terbagi empat kategori, anak, dewasa, ibu-ibu dan bapak-bapak‎,” paparnya.

Setiap peserta yang jatuh ke air, sebutnya, dianggap gugur sama panitia. Pertandingan cuma satu kali yaitu siapa yang jatuh itu artinya kalah.

Masih di tepat yang sama selain lomba tabuk bantal Karang Taruna Desa Ulak Pandan juga menggelar panjat pinang duduk, disetiap peserta dengan berlawanan arah menduduki pohon pinang yang disengajah diberi oli.

Dalam satu pohon pinang terdapat dua peserta dengan posisi merangka menuju hadia berupa perabotan rumah tangga yang telah disiapkan oleh panitia. Bagi peserta yang terjatuh maka tidak mendapatkan apa-apa dalam artian gugu

Adapun jenis lomba yang di ikuti kaum ibu-ibu, bapak-bapak dan karang taruna, seperti lomba bakiak, tarik tambang, balap karung, ada gaplek berhadia dan tangkap ayam. Berbeda dengan kegiatan perlombaan untuk anak di mulai dari lomba makan kerupuk, lari kelereng dalam sendok, sepatu roda, masukan penah dalam botol, balap karung helem, lomba tarik tambang makanan, lomba pembacaan pancasila, lomba anak anak soleh sholat berjamaah, lomba joget balon, dan tangkap ayam.

Sementara itu, Kepala Desa Ulak Pandan, Susiawan Rama menyampaikan, apresiasi terhadap semangat kaum muda Karang Taruna Kedaton Desa Ulak Pandan tersebut.

“Ini merupakan kegiatan yang rutin di laksanakan Karang Taruna Ulak Pandan. Diharapkan kegiatan sosial seperti ini akan terus berlanjut nantinya. Selaku Kepala Desa, saya sangat mendukung kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Disela-sela kegiatan berlangsung, Dirinya mengatakan pemerintah desa sangat mendukung spirit kaum muda dalam membangun kedamaiyan, melalui kegiatan sosial seperti ini.

“Ini sudah saatnya damai desa ku damai negri ku,” tegas lelaki yang berulang tahun hari ini 17 Agustus 2017 genap berusia 36 tahun itu.

Turut hadir dalam kegitan tersebut Ketua BPD, Kadus, Karang Taruna dan warga setempat. (Mirhan)

Bagikan ke :
Share on Facebook Share on Google+ Tweet about this on Twitter Email this to someone Share on LinkedIn Share on Whatsapp

BERITA TERKINI

INVESTIGASI

BERITA SEBELUMNYA

PANjang CeritE

SIAPE Dan TUAPE

VIDEO

TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

  • TUTORIAL “LEMANG” POLISI LAHAT

SINERGITAS POLRES LAHAT

  • SINERGITAS POLRES LAHAT

LAGU LAHAT

  • LAGU LAHAT